Nova Arianto dan Shukor Adan Adu Taktik di Laga Timnas U-20 di Vientiane
FajarBali.co.id Pertandingan antara Timnas Indonesia U-20 dan Malaysia U-20 digelar di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, Senin sore (31-8-2026) WIB dan menjadi arena adu taktik antara pelatih Nova Arianto dan Shukor Adan.
Nova Arianto memiliki pengalaman luas dalam menangani timnas kelompok umur, terutama Timnas Indonesia U-17 dari Piala Asia U-17 hingga Piala Dunia U-17 2024. Sebagian besar pemain Indonesia U-20 sudah mengenal metode kepelatihannya, yang dianggap sebagai keuntungan dalam membangun chemistry tim.
Pengamat sepak bola Malaysia, Raja Isa Raja Akram Shah, menilai pengalaman Nova Arianto menjadi faktor penting yang menguntungkan Timnas Indonesia U-20 menghadapi Malaysia.
"Keberadaan Nova Arianto dan Shukor Adan jadi bahan analisis menarik. Saya menilai jam terbang Nova Arianto di atas Shukor Adan. Dia juga punya skuad yang telah lama dilatihnya sejak Timnas Indonesia U-17. Situasi ini beda dari Shukor Adan," ujar Raja Isa.
Sementara Shukor Adan baru mulai menangani Timnas Malaysia U-17 tahun ini dan kemudian dipercaya mengasuh Malaysia U-20, mengambil alih dari pelatih asal Spanyol, Juan Torres Garrido. Shukor juga dikenal sebagai mantan pemain dan kapten tim di klub Kuala Lumpur FC, yang menjadi modal kepemimpinan penting.
Raja Isa menyatakan, "Shukor Adan legenda Malaysia di era generasinya. Dia juga seorang leader bagus di klub. Salah satunya sebagai kapten tim di Kuala Lumpur FC. Jadi, Shukor Adan punya modal pribadi bagus."
Meski unggul pengalaman, Nova Arianto diingatkan untuk tidak jemawa dan menjaga mental pemain agar tidak berlebihan percaya diri.
"Khasanah ilmu Nova Arianto sangat penting, tapi dia tak boleh jemawa. Dia juga harus meminta pemainnya jangan berlebihan percaya diri karena ini bisa membuat Timnas Indonesia U-20 lengah," kata Raja Isa.
Malaysia U-17 yang sebelumnya ditangani Shukor Adan juga menunjukkan hasil positif dengan mampu bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia U-17 setelah sebelumnya kalah 0-3 pada Juli lalu, menjadi modal penting sebelum laga U-20.
Raja Isa memprediksi duel ini juga akan diwarnai perang urat saraf, dengan potensi provokasi dari pemain Malaysia untuk mengganggu konsentrasi lawan.
"Saya prediksi pemain Malaysia U-20 akan memprovokasi lawan. Jika pemain Timnas Indonesia U-20 terpancing, skenario permainan bisa berantakan. Apalagi dari pengalaman saya melatih di Indonesia, pemain sangat mudah emosi," ujar Raja Isa, dilansir dari Bola.