Pelatih Antonius Budi Ariantho Evaluasi Performa Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin
FajarBali.co.id Pelatih Kepala Ganda Putra PBSI Antonius Budi Ariantho memberikan evaluasi terkait performa Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin yang menurun dalam beberapa turnamen terakhir.
Dalam enam bulan terakhir, pasangan ini belum menunjukkan konsistensi meski berhasil meraih posisi runner up di Indonesia Masters, Thailand Masters, dan Indonesia Open tahun ini, dilansir dari Detik Sport.
Terbaru, Raymond dan Nikolaus terhenti di babak 32 dan 16 besar pada Japan Open dan China Open bulan lalu, jauh dari hasil maksimal yang diharapkan.
"Ya, Raymond/Joaquin kan kalau boleh dibilang masih muda ya untuk pengalamannya. Tapi ya enggak apa-apa, dari pertandingan kemarin mereka belajar dari pengalaman-pengalaman, kesalahan-kesalahannya," ujar Antonius Budi Ariantho di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
Anton menyatakan sudah berdiskusi dengan Raymond dan Nikolaus untuk memperbaiki kekurangan mereka, terutama soal pola permainan yang dianggap terlalu monoton.
"Kami juga sudah komunikasi, akan diperbaiki dari kelemahan-kelemahan mereka. Lalu ke depan akan ada polanya yang harus dirubah lagi. Mereka kan mainnya kencang terus, nah harus ada perubahan," tambahnya.
Selain aspek teknis, Antonius juga mengakui evaluasi meliputi faktor non teknis yang dianggap perlu diperbaiki untuk meningkatkan performa pasangan peringkat 12 dunia ini.
"Iya, ya harus kami perbaiki lah," tegas Antonius.
Pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin dijadwalkan akan tampil di Kejuaraan Dunia yang berlangsung di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus mendatang.