PP PBSI Degradasi Rahmat Hidayat dan Muh Putra dari Pelatnas Cipayung
FajarBali.co.id PP PBSI melakukan penyesuaian komposisi atlet di Pelatnas Cipayung dengan mendegradasi dua pemain ganda putra, Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah, efektif per 1 Agustus 2026, sebagaimana diumumkan melalui akun resmi sosial media PBSI pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kedua atlet tersebut tidak lagi menjadi bagian dari Tim Nasional bulutangkis Indonesia di Pelatnas Cipayung. PBSI menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan prestasi Rahmat dan Putra selama di pelatnas.
Rahmat Hidayat adalah spesialis ganda putra yang pernah mencapai peringkat tertinggi ke-26 dunia. Namanya sempat mencuri perhatian saat dipasangkan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo pada Juni 2023, meskipun debut mereka hanya sampai babak 16 besar di Korea Masters dan Japan Masters pada November 2023.
Setelah itu, Rahmat berpasangan dengan Yeremia Rambitan dan berhasil meraih tiga gelar plus satu posisi runner-up. Pada 2025, Rahmat berganti pasangan dengan Muhammad Rian Ardianto, memenangkan satu gelar di International Challenge 2025 dan mencapai semifinal Thailand Masters 2026, namun performa mereka kemudian stagnan hingga pertandingan Indonesia Open Juni 2026 menjadi laga terakhir Rahmat.
Muh Putra Erwiansyah terakhir dipasangkan dengan Bagas Maulana, namun dari empat pertandingan pada 2026, mereka tidak berhasil meraih hasil signifikan dan tersingkir di babak 32 besar. Karier terbaik Putra adalah mencapai peringkat 54 dunia bersama Daniel Edgar Marvino pada Februari 2026 serta menjadi juara Indonesia International Challenge pada tahun sebelumnya.
"PP PBSI mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk Rahmat Hidayat dan Muh Putra Erwiansyah atas kerja keras, dedikasi dan prestasi selama di pelatnas PBSI," bunyi pernyataan PBSI.
"Per 1 Agustus 2026, Rahmat dan Putra resmi meninggalkan markas besar bulutangkis di Cipayung berdasarkan surat keputusan degradasi PP PBSI," tambah pernyataan tersebut.
"Kami mendoakan yang terbaik untuk Rahmat dan Putra di langkah-langkah selanjutnya. Tetap semangat," tutup PBSI. (dilansir dari Detik Sport)