Pep Guardiola Akhiri Masa Bakti di Manchester City dan Tertarik Latih Timnas Inggris
FajarBali.co.id Pep Guardiola resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih Manchester City setelah 10 tahun membesut klub tersebut, demikian dilansir dari Bola. Keputusan ini memunculkan spekulasi tentang langkah karier selanjutnya bagi pelatih asal Spanyol itu.
Guardiola meninggalkan Man City meskipun masih memiliki sisa kontrak satu tahun. Selama 10 tahun di Stadion Etihad, ia berhasil mempersembahkan 20 trofi, termasuk Piala FA, Carabao Cup, dan Community Shield.
Setelah sebelumnya juga melatih Barcelona dan Bayern Munchen, Guardiola kini dikaitkan dengan sejumlah peluang pekerjaan baru. Ia bahkan telah mengungkapkan kepada teman-teman dekatnya posisi yang ingin diemban berikutnya.
Jurnalis Jack Gaughan mengungkapkan bahwa Guardiola tertarik untuk menangani Timnas Inggris di masa depan. Dalam siaran langsung di Sky Sports News, Gaughan mengatakan bahwa kemungkinan Guardiola tidak akan kembali melatih klub, meskipun sang pelatih bisa saja mengubah keputusannya sewaktu-waktu.
"Saya rasa kita tidak akan melihatnya kembali melatih klub, meskipun dia dikenal bisa mengubah pikirannya dengan cepat," ujar Gaughan.
"Beberapa hari lalu putri sulungnya mengunggah sebuah postingan di Instagram saat Pep menjalani perpisahan di Co-op Live dan di jalan-jalan Manchester."
"Dia tidak hanya berbicara tentang Manchester City, tetapi juga tentang sepak bola dengan menggunakan bentuk lampau. Bagi saya, itu sangat terasa seperti surat perpisahan."
"Namun, Pep mengatakan kepada teman-temannya bahwa dia tertarik menangani Timnas Inggris di masa depan. Jadi, jika situasinya memungkinkan, itu akan menjadi sesuatu yang patut diperhatikan," tambah Gaughan.
Namun, Guardiola harus menunggu karena Thomas Tuchel baru saja memperpanjang kontraknya sebagai pelatih Timnas Inggris hingga 2028. Tuchel membawa Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2026 sebelum kalah dari Argentina, meski mendapat kritik atas kegagalan itu.
Meski mendapat kritik, Tuchel masih mendapat dukungan dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dan diperkirakan tetap melanjutkan tugasnya.
Dengan demikian, peluang Guardiola untuk melatih Timnas Inggris baru akan terbuka jika posisi pelatih kembali kosong dan FA tetap memilih pelatih terbaik tanpa memandang kewarganegaraan.
Hingga kini belum ada kepastian kapan kesempatan tersebut akan muncul, ujar sumber dari Bola.