Samsung Galaxy S10 2026 Review: Apakah Masih Layak Dipakai?

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Samsung Galaxy S10 masih menarik untuk dibahas di tahun 2026 karena spesifikasinya yang dulu sangat tinggi dan beberapa fitur inovatif yang kini menjadi standar. Saya akan mengulas secara mendalam dari sisi spesifikasi, kelebihan, dan kekurangan model ini berdasarkan kondisi pasar saat ini.

Samsung Galaxy S10 diluncurkan pada 20 Februari 2019 sebagai perayaan 10 tahun seri Galaxy S. Ada beberapa varian resmi: S10e, S10, S10+, S10 5G, dan S10 Lite yang dirilis Januari 2020 sebagai model mid-range.

Dimulai dari S10e yang lebih compact dan ekonomis, lalu S10 dan S10+ dengan spesifikasi lebih tinggi, serta S10 5G dengan konektivitas terbaru waktu itu. Varian Lite menjadi opsi lebih terjangkau tapi masih menawarkan performa yang solid.

Spesifikasi Utama Samsung Galaxy S10

Layar dan Desain

Samsung Galaxy S10 dan S10+ memakai layar Dynamic AMOLED berukuran 6,1 inci dan 6,4 inci dengan resolusi 1440p yang tajam dan dukungan HDR10+. Teknologi dynamic tone mapping meningkatkan kualitas visual, terutama pada konten HDR.

Desainnya menampilkan lubang punch di pojok kanan atas untuk kamera depan, memberikan tampilan layar penuh yang cukup elegan dan modern untuk zamannya.

Performa dan Chipset

Versi internasional Galaxy S10 menggunakan chipset Exynos 9820, sedangkan versi Amerika Serikat, Kanada, dan Cina memakai Qualcomm Snapdragon 855. Kedua chipset ini termasuk kelas atas di tahun 2019, menawarkan performa cepat untuk berbagai tugas multitasking dan gaming.

Untuk RAM, S10 dan S10+ tersedia dalam varian 8GB dengan penyimpanan 128GB dan 512GB, serta varian 12GB RAM dengan penyimpanan 1TB khusus S10+ yang sangat langka.

Baterai dan Pengisian

Baterai S10 berkapasitas 3400 mAh, sedangkan S10+ lebih besar 4100 mAh. Keduanya mendukung pengisian nirkabel Qi dan fitur Wireless PowerShare yang memungkinkan ponsel ini mengisi daya perangkat lain nirkabel.

Kamera

Kamera belakang terdiri dari tiga lensa: 12 MP telefoto dengan dual-aperture, 12 MP wide-angle, dan 16 MP ultra-wide angle. Kamera depan S10 memakai sensor 10 MP, sedangkan S10+ memiliki dua sensor untuk efek depth yang lebih baik.

Kamera mendukung perekaman video 4K dan HDR10+, serta fitur tambahan seperti Shot Suggestion dan Artistic Live Filters yang memudahkan pengguna mengambil foto berkualitas.

Bagaimana Pengalaman Menggunakan Galaxy S10 Saat Ini?

Fingerprint Ultrasonik dan Keamanan

Sensor sidik jari ultrasonik dalam layar adalah salah satu fitur unggulan Galaxy S10. Sensor ini lebih cepat dibandingkan sensor optik pada banyak ponsel lain. Namun, sensor ini tidak kompatibel dengan semua pelindung layar, sehingga Samsung menyertakan pelindung layar plastik bawaan.

Penggunaan fingerprint cukup lancar, tapi kadang kurang responsif jika ada kotoran atau pelindung layar tidak cocok.

Kinerja dan Software

Meski chipset Exynos 9820 dan Snapdragon 855 sudah berumur lebih dari 7 tahun, performa Galaxy S10 masih cukup baik untuk penggunaan sehari-hari seperti media sosial, browsing, dan aplikasi ringan.

Akan tetapi, untuk aplikasi dan game berat terbaru, ponsel ini mulai terasa lambat dan tidak seoptimal ponsel flagship 2026. Update software resmi dari Samsung sudah berhenti, jadi keamanan dan fitur terbaru tidak lagi didukung.

Kualitas Kamera di 2026

Kamera Galaxy S10 masih mampu menghasilkan foto yang baik dalam kondisi cahaya cukup. Namun, di kondisi minim cahaya atau untuk kebutuhan foto profesional, kualitasnya kalah jauh dibandingkan ponsel flagship terbaru yang kini sudah mencapai resolusi kamera ratusan megapiksel dan teknologi AI canggih.

Kamera depan dengan satu sensor di S10 biasa masih layak untuk selfie standar, tapi fitur depth sensing di S10+ memberikan efek bokeh yang lebih natural.

Mengapa Galaxy S10 Masih Relevan atau Tidak di Tahun 2026?

Kelebihan Samsung Galaxy S10

  • Layar Dynamic AMOLED 1440p HDR10+ yang masih superior dari banyak ponsel di kelas menengah saat ini.
  • Desain premium dengan build quality yang solid dan bezel tipis.
  • Fingerprint ultrasonik dalam layar yang masih jarang ditemukan pada ponsel lawas.
  • Kemampuan kamera cukup baik untuk foto dan video dengan fitur lengkap.
  • Wireless PowerShare yang unik untuk berbagi daya ke perangkat lain secara nirkabel.

Kekurangan Samsung Galaxy S10

  • Dukungan software sudah dihentikan, sehingga tidak mendapat fitur baru dan pembaruan keamanan.
  • Performa chipset mulai tertinggal di era aplikasi dan game modern yang semakin berat.
  • Kamera minim cahaya kurang optimal dibanding ponsel flagship terbaru.
  • Sensor fingerprint tidak kompatibel dengan semua pelindung layar, menyebabkan pengguna harus hati-hati memilih aksesoris.
  • Baterai berkapasitas standar yang mulai terasa kurang untuk pemakaian berat di tahun 2026.

Perbandingan Samsung Galaxy S10 dan S10+

Keduanya sangat mirip, tapi S10+ menawarkan layar lebih besar (6,4 inci vs 6,1 inci), kapasitas baterai lebih besar (4100 mAh vs 3400 mAh), dan kamera depan ganda untuk efek depth.

Untuk penyimpanan, S10+ punya opsi hingga 1TB dengan RAM 12GB, yang sangat besar untuk standar 2019 dan masih jarang pada 2026 di ponsel bekas.

Sensor sidik jari ultrasonik dan teknologi layar Dynamic AMOLED sama, jadi perbedaan utama terletak pada ukuran, baterai, dan kamera depan.

Perbandingan Spesifikasi Utama Samsung Galaxy S10 dan S10+
FiturSamsung Galaxy S10Samsung Galaxy S10+
Layar6,1 inci Dynamic AMOLED 1440p6,4 inci Dynamic AMOLED 1440p
Baterai3400 mAh4100 mAh
Kamera Depan10 MP10 MP + Depth Sensor
RAM & Penyimpanan8GB/128GB atau 512GB8GB/128GB, 8GB/512GB, 12GB/1TB
FingerprintUltrasonik dalam layarUltrasonik dalam layar

Apakah Samsung Galaxy S10 Tahan Air?

Samsung Galaxy S10 memiliki sertifikasi IP68, yang berarti tahan debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit. Ini fitur yang masih relevan dan berguna untuk melindungi ponsel dari cipratan air atau hujan ringan.

Meskipun demikian, perlindungan ini tidak menjamin tahan banting terhadap air laut atau penggunaan dalam kondisi ekstrem. Pengguna harus tetap berhati-hati agar ponsel tidak rusak akibat air.

Cara Menggunakan Fingerprint Samsung Galaxy S10

Fingerprint ultrasonik pada Galaxy S10 bekerja dengan membaca kontur sidik jari secara 3D lewat gelombang ultrasonik, bukan hanya gambar permukaan kulit.

Untuk mengaktifkan, pengguna harus mendaftarkan sidik jari melalui menu pengaturan keamanan. Disarankan menggunakan pelindung layar bawaan Samsung agar sensor berfungsi optimal.

Sensor ini cepat dan akurat, tetapi bisa terganggu oleh pelindung layar non-kompatibel atau tangan basah.

Harga Samsung Galaxy S10 di Tahun 2026

Di pasar Indonesia, Samsung Galaxy S10 kini termasuk ponsel bekas yang harganya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp4 juta tergantung kondisi dan varian. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga rilis yang mencapai kisaran Rp10 juta ke atas.

S10 Lite yang lebih baru juga tidak jauh berbeda harganya dengan S10 bekas di pasar saat ini, menawarkan alternatif dengan spesifikasi sedikit berbeda.

Rekomendasi Akhir untuk Samsung Galaxy S10

Samsung Galaxy S10 tetap merupakan pilihan menarik bagi yang mencari ponsel layar tajam, fitur fingerprint dalam layar, dan kamera yang masih cukup mumpuni. Namun, keterbatasan dukungan software dan performa yang mulai ketinggalan membuatnya kurang ideal untuk pengguna yang butuh teknologi terbaru dan performa maksimal.

Jika Anda mengutamakan layar dan desain premium dengan harga terjangkau, S10 masih layak dipertimbangkan. Namun untuk kebutuhan gaming berat atau fitur kamera mutakhir, sudah waktunya upgrade ke model yang lebih baru.
Review Samsung Galaxy S10 Indonesia, Punya Banyak Keunggulan, Tapi... | GadgetIn

Editors Team
Daisy Floren