Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Setelah Imbang Lawan Singapura

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah pada Jumat (7/8/2026) bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar.

Hasil imbang tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin, kalah dari Vietnam yang mengumpulkan 10 poin dan Singapura dengan delapan poin, yang keduanya lolos ke babak gugur, dilansir dari Detik Sport.

Dalam pertandingan melawan Singapura, permainan Indonesia dianggap tidak memuaskan. Strategi yang diterapkan pelatih John Herdman dinilai kurang efektif, terutama setelah kekalahan 0-3 dari Vietnam pada pekan sebelumnya di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Indonesia hanya memiliki satu rencana permainan di lapangan dan tidak memiliki alternatif saat strategi utama gagal membongkar pertahanan lawan. Tim mengandalkan serangan sayap yang tidak didukung umpan silang akurat, dengan hanya 31 dari 116 crossing yang berhasil tepat sasaran.

Variasi serangan dari tengah juga minim, dengan sangat jarang melakukan tembakan dari luar kotak penalti. Dari sembilan gol yang dicetak Indonesia di Piala AFF 2026, hanya satu yang berasal dari luar kotak penalti, yakni tendangan bebas Thom Haye melawan Timor Leste.

Pelatih Singapura, Gavin Lee, yang relatif baru dalam karier kepelatihannya, berhasil membawa timnya lolos ke semifinal. Gavin mulai berkarier sebagai ofisial sepak bola pada 2014 dan menjadi pelatih kepala pertama kali pada 2019 untuk Tampines Rovers.

Bersama klub tersebut, Gavin Lee menjalani 154 pertandingan dengan 78 kemenangan, 36 hasil imbang, dan 40 kekalahan. Prestasi termasuk juara Singapore Cup 2019 dan Singapore Community Shield 2020, serta membawa Singapura lolos ke Piala Asia untuk pertama kalinya.

Meski memiliki pengalaman yang lebih sedikit dibandingkan Herdman, Gavin Lee merasa bangga atas pencapaian timnya di Piala AFF 2026.

"Saya sangat bangga dengan para pemain dan staf. Ini bukanlah perjalanan yang mudah," ujar Gavin Lee.

"Bahkan sebelum turnamen dimulai, saya rasa tidak banyak orang yang memberi kami peluang di grup ini. Bagi kami, bisa berjuang keras, meraih hasil maksimal dari setiap penampilan, dan mengamankan hasil akhir adalah perasaan yang sangat memuaskan sebagai seorang pelatih," tambahnya.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed