Timnas Singapura Melaju ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Imbang Lawan Indonesia
FajarBali.co.id Timnas Singapura memastikan tempat di semifinal Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Timnas Indonesia dalam laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), seperti dilansir dari Bola.
Hasil ini memperpanjang tren positif Singapura yang mampu bangkit setelah tertinggal. Singapura harus mengejar keunggulan lawan untuk pertama kalinya di Piala AFF, namun akhirnya berhasil meraih hasil imbang yang dibutuhkan.
Dalam pertandingan, Singapura sempat menghadapi situasi sulit saat Song Ui-young menerima kartu kuning kedua setelah insiden dengan Ivar Jenner pada menit ke-58.
Namun, setelah peninjauan VAR selama enam menit, wasit membatalkan kartu kuning kedua untuk Song dan memberikan kartu kuning kepada Jenner, sehingga Singapura tetap bermain dengan 11 pemain.
Memanfaatkan momentum tersebut, Singapura menyamakan kedudukan pada menit ke-66 lewat gol ketiga Ilhan Fandi di Piala AFF 2026 setelah bola dari tendangan sudut Song gagal diantisipasi oleh kiper Indonesia, Cahya Supriadi.
Didukung penuh suporter tuan rumah, Singapura mempertahankan skor imbang hingga akhir pertandingan.
Pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, menyatakan kebanggaannya atas perjuangan pemain dan staf dalam pertandingan tersebut.
"Saya sangat bangga kepada para pemain dan staf. Perjalanan kami tidak mudah karena tidak banyak yang memberi kami peluang untuk lolos dari grup ini. Namun, kami benar-benar ingin memberikan kenangan indah lagi untuk para suporter," ujar Lee.
Dia menambahkan, "Sebagai pelatih, rasanya menyenangkan melihat tim terus berjuang dan mendapatkan hasil yang dibutuhkan. Mereka fokus pada apa yang bisa mereka kendalikan, mengabaikan keputusan wasit, kesalahan, maupun momen-momen besar dalam pertandingan, lalu terus melangkah."
Lee juga mengungkapkan bahwa saat keputusan wasit terhadap Song ditinjau VAR, tim pelatih berdiskusi berbagai kemungkinan dan berusaha tetap tenang untuk memberikan dukungan terbaik bagi tim.
"Kami harus tetap tenang agar bisa memberikan dukungan terbaik kepada tim. Para pemain, termasuk Hariss Harun, juga saling menenangkan sehingga situasi tetap terkendali," ujarnya.
Hasil ini melanjutkan perkembangan positif Singapura dalam dua tahun terakhir. Bersama Gavin Lee dan pendahulunya Tsutomu Ogura, tim membangun mentalitas yang membantu mereka lolos ke Piala Asia 2027.
Sejak Kualifikasi Piala Asia 2027 dimulai pada 2025, Singapura hanya dua kali kalah dalam 16 pertandingan, yakni melawan Thailand dan China.
Penampilan melawan Indonesia menunjukkan daya saing Singapura meskipun menghadapi tim peringkat ke-118 dunia dengan lebih dari 10 pemain kelahiran luar negeri.
Singapura juga bermain tanpa bek Safuwan Baharudin dan penyerang Ikhsan Fandi yang tidak dilepas klub karena pertandingan di luar kalender resmi FIFA.
Keberhasilan melaju ke semifinal merupakan pencapaian penting bagi Singapura yang baru tiga kali lolos fase grup dalam tujuh edisi terakhir Piala AFF.
Turnamen ini menjadi yang pertama bagi Gavin Lee sebagai pelatih kepala, dan Singapura berpeluang mencapai final Piala AFF untuk pertama kalinya dalam 14 tahun.