Timnas Voli Putri Indonesia Kalah dari Thailand di AVC 2026
FajarBali.co.id Timnas voli putri Indonesia mengalami kekalahan pertama di AVC Women’s Continental 2026 setelah takluk 0-3 dari Thailand di pertandingan kedua Pool B yang berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium, China, Senin (24/8/2026), seperti dilansir dari Bola.
Kekalahan ini membuat Indonesia mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan dari dua pertandingan. Sebelumnya, Garuda Pertiwi menang 3-0 atas Kazakstan di laga pembuka.
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, mengakui bahwa Thailand menunjukkan kualitas sebagai tim dengan level dan peringkat lebih tinggi di Asia.
"Thailand menunjukkan kualitasnya sebagai tim yang memang berada di level dan peringkat yang lebih tinggi di Asia, sehingga pertandingan ini menjadi ujian yang sangat baik bagi tim kami," ujar Luciana.
Meski kalah, Luciana melihat ada kemajuan dalam permainan timnya, terutama berkurangnya kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya.
"Meski belum berhasil meraih kemenangan, kami melihat perkembangan positif dari tim Indonesia. Salah satu catatan penting adalah berkurangnya jumlah kesalahan sendiri dibanding pertandingan sebelumnya," ucapnya.
Indonesia berusaha menandingi Thailand dari sisi intensitas, pertahanan, dan keberanian menyerang. Para pemain tetap berupaya menjalankan strategi meski mendapat tekanan kuat dari lawan.
"Mereka tidak menyerah dan terus berupaya menjalankan strategi yang telah dipersiapkan. Tentu masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam menjaga konsistensi permainan dan memaksimalkan peluang," tambah Luciana.
Dalam laga tersebut, Indonesia menurunkan pemain andalan seperti Chelsa Berliana, Arneta Putri, Miradanti Namira, Arsela Nuari Purnama, Medi Yoku, dan Ersandrina Devega. Namun, Thailand mampu mengendalikan pertandingan.
Tekanan Thailand terlihat sejak set pertama, di mana Indonesia tertinggal dan kalah 16-25. Pada set kedua, Indonesia berusaha mempertahankan poin tetapi kalah 18-25. Set ketiga berlangsung serupa dengan Indonesia kalah 15-25.
Luciana mengatakan pengalaman melawan Thailand akan menjadi evaluasi untuk pertandingan berikutnya. Perbaikan utama adalah menjaga konsistensi dan memaksimalkan peluang.
"Evaluasi akan terus dilakukan agar tim dapat tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya melawan Australia dan terus berkembang menuju target yang telah ditetapkan di AVC Continental 2026," ujar Luciana.
Indonesia akan menutup pertandingan Pool B dengan melawan Australia pada Rabu (26/8/2026).