Zinedine Zidane Ditunjuk Pelatih Timnas Prancis Gantikan Didier Deschamps
FajarBali.co.id Zinedine Zidane resmi menjadi pelatih Timnas Prancis menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa tugasnya setelah Piala Dunia 2026, menurut dilansir dari Bola. Zidane akan langsung mempersiapkan Timnas Prancis untuk menghadapi UEFA Nations League pada September dan fokus pada kualifikasi Euro 2028 yang dimulai tahun depan. Bekal pengalaman gemilang Zidane bersama Real Madrid, termasuk tiga gelar Liga Champions berturut-turut dan dua trofi LaLiga, menjadi modal utama memasuki era baru Les Bleus.
Zidane dikenal mampu membawa perubahan instan dan mempertahankan performa tinggi, baik saat periode pertama maupun kedua di Real Madrid, yang menegaskan kapasitas manajerial serta manajemen ruang ganti yang kuat.
Salah satu kekuatan Zidane adalah membangun hubungan yang baik dengan pemain, yang sejalan dengan kebutuhan waktu persiapan tim nasional yang singkat. "Modric tidak membutuhkan saya untuk mengajarinya cara mengoper bola. Ia sudah tahu bagaimana melakukannya. Namun, saya ada untuk memastikan ia berada di lingkungan dan posisi yang tepat agar menjadi versi terbaik dirinya," ujar Zidane.
Pendekatan ini diharapkan menguntungkan pemain bintang Prancis seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, dan William Saliba dengan memaksimalkan kualitas individu mereka. Dari sisi taktik, Zidane diperkirakan akan menggunakan formasi 4-3-3, yang menjadi ciri khasnya saat mengelola Real Madrid, memberikan ruang bagi lini depan yang dinamis dan gelandang yang solid.
Perubahan besar di skuad Timnas Prancis tidak diperkirakan terjadi karena pemain berkualitas sudah banyak tersedia, namun penyegaran pada beberapa posisi dan kesempatan bagi talenta muda akan dilakukan. Perombakan signifikan justru terjadi pada staf pelatih, dengan David Bettoni sebagai asisten utama, serta penambahan Hamidou Msaidie, Gregory Dupont, Fabien Barthez, dan Bernard Diomede. Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, Zidane tidak melatih tim mana pun dan lebih fokus pada keluarga serta bisnis padel. Ia menganggap melatih Timnas Prancis sebagai pekerjaan paling diinginkan dalam kariernya.
Penunjukan Zidane menandai awal babak baru kepelatihan Les Bleus, dengan agenda pertama di UEFA Nations League dan kualifikasi Euro 2028, menurut laporan dari Bola.