46 Pemain Muda Indonesia Berlaga di Srikandi Merdeka Cup Sepak Bola Putri

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Sebanyak 46 pemain muda terpilih Indonesia berlaga di turnamen sepak bola putri internasional Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino, mewakili dua tim nasional, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, seperti dilansir dari Bola.

Dari jumlah tersebut, 43 pemain berasal dari pemantauan HYDROPLUS Soccer League dan 9 di antaranya merupakan lulusan MilkLife Soccer Challenge, dua kompetisi sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan tergabung dalam Women’s Soccer Trilogy.

MilkLife Soccer Challenge mempertandingkan kelompok usia 10 dan 12, sedangkan HYDROPLUS Soccer League melanjutkan dengan kelompok usia U-15 dan U-18. Kompetisi ini bertujuan membuka kesempatan bagi putri Indonesia untuk berkembang di dunia sepak bola.

Beberapa pemain yang tampil untuk Garuda Pertiwi antara lain Alliya Khairun Nisa, Della Citra Ayu Anggraeni, Kesya Arabela Manisya Nian, dan Ayla Dva Khala Ahisma. Sementara di Tim Putri Nusantara terdapat Khansa Nisa Arrosid, Kazumi Zalfa Arrobi, Amanda Fitriani, Asyifa Sholawa Farizqi, dan Bilqis Fatimah Az Zahra.

Kesya Arabela Manisya Nian, pemain asal Papua yang membela Arema FC Women di HYDROPLUS Soccer League, menunjukkan penampilan gemilang di posisi penyerang Garuda Pertiwi. Ia berhasil mencetak gol dalam pertandingan melawan Thailand pada Grup A Srikandi Merdeka Cup.

"Rasanya bangga banget karena ini merupakan pertandingan pertama saya bareng Indonesia. Tahun lalu saya enggak bisa main, dan sekarang bersyukur banget diberikan kesempatan untuk bermain bersama tim Indonesia," ujar Kesya kepada Bola.com usai pertandingan pada 14 Agustus 2026.

Kesya memulai kariernya di MilkLife Soccer Challenge dan kemudian memperkuat tim HYDROPLUS Strikers di JSSL Singapore 7's 2025, serta pernah masuk Timnas Indonesia U-16 Piala AFF Putri 2025 walau belum tampil.

Asyifa Sholawa Farizqi, pemain asal Kudus yang kini menjadi bek tengah di Tim Putri Nusantara, juga menjadi sorotan. Ia sebelumnya bermain sebagai penyerang di MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League.

"Ketika kami berlatih dalam dua pekan sebelum turnamen ini, saya mencobanya bermain di pertahanan dan dia sangat bagus. Tidak ada yang bisa melewatinya. Lalu ketika saya menyampaikan ide tersebut kepadanya, dia juga mau, jadi itu yang kami lakukan," kata pelatih Takumi Taniguchi usai pertandingan Putri Nusantara vs Singapura pada 17 Agustus 2026.

Asyifa mengaku menikmati posisi barunya dan siap bermain di posisi apa pun sesuai instruksi pelatih. "Saya menikmatinya, karena bagi saya ketika pelatih menginginkan saya untuk bermain di posisi apa pun, saya selalu siap untuk melakukannya," ujarnya tegas.

Sejak MilkLife Soccer Challenge Kudus 2023, Asyifa sudah sering menerima penghargaan pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak. Ia juga membawa tim All-Stars Kudus menjadi juara pada 2025 serta mendapatkan penghargaan pemain terbaik.

Setelah itu, Asyifa bermain di Spegaku Balistha U-15 HYDROPLUS Soccer League dan kemudian bergabung dengan Putri Surakarta U-15 melalui mekanisme transfer. Ia mengaku tak menyangka bisa sampai membela timnas di level internasional dan bermimpi berkarier di Eropa.

"Senang banget, enggak pernah menyangka bisa berada di titik sekarang," ujar Asyifa. "Awalnya saya enggak menyangka kalau bisa masuk tim nasional, apalagi bisa ikut turnamen internasional seperti ini," tambahnya.

Editors Team
Daisy Floren