Agensi Kecam Berita Palsu soal Rumor Vinicius ke Arsenal
FajarBali.co.id Rumor tentang kepindahan Vinicius Junior ke Arsenal terus beredar di bursa transfer musim panas ini, memicu reaksi keras dari agensi sang pemain, Roc Nation Sports International, yang mengecam pemberitaan tersebut sebagai "palsu dan merusak," dilansir dari Detik Sport. Presiden Roc Nation Sports International, Michael Yormark, menyampaikan melalui akun Instagram pribadinya bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap pemberitaan yang tidak berdasar dan merugikan reputasi klien mereka.
"Roc Nation Sports International dan seluruh tim kami tidak akan tinggal diam ketika media yang tidak profesional dan tidak memiliki informasi yang benar menerbitkan informasi palsu dan merusak hanya demi mencari perhatian," ujar Yormark.
Yormark juga menegaskan bahwa pemberitaan yang menyasar secara pribadi kepada klien tanpa dasar itu sangat mengganggu dan mencemarkan nama baik, serta mengajak media untuk bertanggung jawab atas publikasinya.
Hingga kini, belum ada negosiasi resmi antara Arsenal dan Real Madrid terkait Vinicius, meskipun Arsenal terus memantau situasi winger Brasil tersebut. Kontrak Vinicius di Real Madrid akan berakhir pada musim panas tahun depan, dan pembicaraan kontrak baru masih berjalan tanpa kesepakatan. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, dikabarkan ingin mempertahankan Vinicius sebagai bagian penting skuadnya, menunjukkan situasi masa depan pemain tersebut masih belum jelas.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, yang mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan kedatangan Vinicius saat tur pramusim, hanya tersenyum dan tidak memberikan jawaban langsung.
"Well, yang jelas saat ini secara aktif kami sudah berusaha untuk bisa lebih baik lagi dan membenahi tim," kata Arteta saat ditanya soal potensi mendatangkan pemain baru di musim panas ini.
Roc Nation Sports International, didirikan oleh musisi Jay-Z, merupakan salah satu agensi olahraga terbesar dan menaungi sejumlah pesepakbola top seperti Gabriel Martinelli, Endrick, dan rekrutan baru Real Madrid, Yan Diomande.