Amri Syahnawi dan Nita Violina Tersingkir di Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026
FajarBali.co.id Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah gagal menembus final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah kalah dari pasangan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping, di babak semifinal dengan skor 22-20, 14-21, 20-22, dilansir dari Bola.
Meski kalah, Amri/Nita menunjukkan performa yang menjanjikan dengan menekan pasangan China sehingga pertandingan berlangsung hingga tiga gim.
Amri menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian medali perunggu yang diraih dalam kejuaraan tersebut.
"Ini hasil terbaik yang kami bisa berikan buat Indonesia. Untuk pertandingan hari ini berjalan cukup baik dari awal sampai akhir. Terutama di gim ketiga dengan tensi yang luar biasa, dengan fokus tingkat tinggi," ujar Amri.
"Tapi memang sama-sama tidak mau kalah, sama-sama pengin ke final dan juara dari sisi kami maupun pasangan China."
Amri menambahkan bahwa hasil ini meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk terus konsisten dan berlatih agar bisa meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.
"Saya rasa ini menambah kepercayaan diri buat kami berdua untuk bisa konsisten tampil seperti ini, untuk bisa tambah latihannya lagi supaya jadi lebih baik lagi. Podiumnya bisa lebih tinggi lagi."
"Saya merasakan gairah yang lebih dari malam tadi, ingin sekali tampil maksimal di babak semifinal ini. Saya mempelajari benar permainan mereka dan itu mungkin yang membuat hari ini kami bisa main lepas."
Setelah pertandingan, pasangan Indonesia itu menunjukkan sikap sportif dengan mendoakan yang terbaik untuk pasangan China di final.
"Kami menyampaikan respek dan good luck di final untuk Feng/Huang yang tadi dengan hangat memeluk kami usai pertandingan. Bahkan Feng meminta maaf karena sempat protes berlebihan. Kami sangat apresiasi hal itu," imbuh Amri.
Sementara itu, Nita Violina menceritakan perjuangan mereka selama pertandingan dan mempersembahkan medali perunggu tersebut untuk Indonesia serta semua pendukungnya.
"Medali perunggu ini untuk Indonesia dan untuk semua yang sudah selalu percaya kalau kami masih bisa bersaing. Untuk keluarga dan pelatih juga," tegas Nita.