Atletico Madrid Tolak Jual Julian Alvarez ke Barcelona

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Julian Alvarez masih memiliki peluang meninggalkan Atletico Madrid dan bergabung dengan Barcelona sebelum bursa transfer ditutup pada 1 September 2026, meskipun Atletico menolak membuka negosiasi dengan Barcelona, dilansir dari Bola.

Penyerang asal Argentina ini disebut dapat mengakhiri kontraknya secara sepihak sesuai aturan yang berlaku di Spanyol. Ketidakpastian transfer ini berdampak pada kondisi mental Alvarez, yang bahkan absen dalam beberapa sesi latihan Atletico Madrid sepanjang pekan ini.

Barcelona menjadi satu-satunya klub yang diinginkan Alvarez, meski Arsenal juga menunjukkan ketertarikan. Namun, Atletico Madrid menolak menjual Alvarez ke Barcelona dan tidak akan membuka negosiasi.

CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil, menegaskan kepada Movistar, "Impian pribadi saya adalah Julian Alvarez tetap bertahan di Atleti."

"Jika dia ingin meninggalkan klub, kami akan mencari alternatif, tetapi dia tidak akan pernah, tidak akan pernah, tidak akan pernah pergi ke Barcelona," tambah Gil.

Gil juga mengungkapkan kondisi Alvarez yang sedang sulit dan merasa ada pihak yang membingungkan sang pemain.

"Julian sedang dalam kondisi kesehatan yang buruk. Ada orang-orang yang mengambil tanggung jawab untuk menipu dan membingungkannya, dan dia sedang melalui situasi yang sulit," kata Gil.

"Kami marah dan muak dengan kurangnya etika ini. Kami tidak akan bernegosiasi dengan Barcelona. Satu-satunya keputusan tegas adalah kami tidak akan bernegosiasi," tegasnya lagi.

Atletico Madrid mengeluarkan pernyataan resmi menegaskan bahwa mereka terbuka untuk negosiasi transfer yang dilakukan secara profesional, etis, dan penuh rasa hormat. Namun, mereka menilai Barcelona gagal memenuhi syarat tersebut sehingga menutup kemungkinan negosiasi transfer Alvarez ke Barcelona.

Alvarez bergabung dengan Atletico Madrid dari Manchester City pada 2024. Jika Atletico tidak membuka negosiasi, Alvarez dapat mengakhiri kontraknya secara sepihak berdasarkan Royal Decree No. 1006 Spanyol, yang mengatur hubungan kerja atlet profesional.

Mundo Deportivo, yang dikutip GOAL, menyebut bahwa FIFA tidak berwenang campur tangan karena kasus ini melibatkan dua klub dari negara yang sama.

Pasal 16 dalam aturan tersebut menyatakan klub berhak menerima kompensasi jika atlet memutus kontrak tanpa sebab yang dapat dibebankan kepada klub. Besaran kompensasi akan ditentukan oleh pengadilan ketenagakerjaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor.

Barcelona disebut akan membayar kompensasi tersebut jika Alvarez memilih memutus kontrak. Meski begitu, nilai kompensasi diperkirakan jauh di bawah klausul pelepasan senilai 490 juta euro yang tercantum dalam kontrak Alvarez.

Barcelona masih berusaha mencapai kesepakatan dengan Atletico Madrid sebelum bursa transfer ditutup. Jika Atletico tetap menolak, Alvarez memiliki opsi untuk mengambil langkah hukum demi mewujudkan kepindahannya ke Barcelona.

Editors Team
Daisy Floren