Bradley Barcola Pilih Arsenal Ketimbang Liverpool di Tengah Minat Klub Elite Eropa
FajarBali.co.id Bradley Barcola, penyerang berusia 23 tahun dari Paris Saint-Germain (PSG), dikabarkan lebih memilih bergabung dengan Arsenal dibandingkan Liverpool di tengah minat dari beberapa klub elite Eropa, seperti dilansir dari Detik Sport.
Barcola ingin meninggalkan PSG untuk mendapatkan kesempatan bermain reguler. PSG mematok harga sebesar 150 juta pound untuk sang pemain.
Setelah Arsenal gagal mendapatkan Vinicius Junior yang memilih bertahan di Real Madrid, klub London itu mengalihkan perhatiannya kepada Barcola, yang juga menjadi incaran Liverpool.
Perry Grooves, pemenang dua titel Liga Inggris bersama Arsenal, mengungkapkan bahwa sumbernya menyatakan Barcola lebih suka tinggal di London.
"Saya tidak memihak manapun, tapi saya akan bilang The Gunners karena Liverpool itu kan sebuah tim yang sedang transisi. Andoni Iraola datang ke sana, menerapkan filosofinya sendiri, gayanya sendiri dengan semua pemain baru yang masuk," ujar Grooves kepada TalkSPORT.
Grooves menambahkan bahwa jika Barcola menilai peluang menang Premier League atau Liga Champions antara Arsenal dan Liverpool, saat ini Arsenal lebih diunggulkan.
"Jadi, pertanyaannya adalah apakah Arsenal ingin ikut serta, dan jika mereka ingin merekrutnya, maka pasti sudah ada upaya pendekatan yang dilakukan kepada pihak-pihak yang terkait dengannya. Karena mereka tidak ingin terlihat kehilangan Vinicius Junior setelah dipermainkan, tapi Arsenal seharusnya tertarik pada pemain seperti itu. Inilah level Arsenal sekarang," kata Grooves.
"Saya punya seorang sumber, dia mengatakan bahwa dia [Barcola] ingin tinggal di London. Saya tidak bisa mengatakan kepada Anda [siapa orangnya], saya tidak bisa mengungkap sumber saya. Yang jelas saya punya seorang sumber.
Saya punya mata-mata. Barcola ingin tinggal di London," tegas Grooves.
Dalam tiga musim bersama PSG, Barcola telah tampil 151 kali, menyumbang 39 gol dan 35 assist. Kontribusinya membantu PSG meraih tiga gelar Ligue 1 berturut-turut dan dua kali juara Liga Champions secara beruntun.