Chelsea dan AC Milan Bertemu di Indonesia Super Cup 2026 di Jakarta
FajarBali.co.id Chelsea dan AC Milan akan bertanding dalam laga pramusim Indonesia Super Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sebagai bagian dari tur Asia mereka.
Chelsea tiba di Jakarta pada Jumat sore, 7 Agustus 2026, sementara AC Milan sudah lebih dulu datang pada Kamis siang, 6 Agustus 2026, dilansir dari Bola.
Setelah kedatangan, pelatih Chelsea, Xabi Alonso, langsung menggelar konferensi pers didampingi pemain Marco Palestra, dan kedua tim menjalani latihan resmi pada Jumat malam.
Alonso menyatakan bahwa kedatangan Chelsea ke Indonesia adalah bentuk balasan atas dukungan besar dari penggemar sepak bola global, khususnya di Indonesia.
"Saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi lebih dekat dengan pendukung Indonesia, dan para pemain bisa mengenal Jakarta," ujar Alonso.
"Sepak bola sangat global. Kami bisa saja berbasis di London, tetapi kami tahu punya dan merasakan dukungan besar itu di mana-mana pun. Kami melihat baju biru di mana pun kami berada," tambahnya.
Alonso juga menegaskan bahwa Chelsea ingin membalas dukungan dari penggemar dan sangat bersyukur bisa hadir di Indonesia.
"Kami ingin membalas mereka dan kami bersyukur. Ini adalah waktu yang tepat untuk datang dan saya yakin besok kami akan merasakan dukungan mereka. Inilah keindahan dari sepak bola, anda bisa merasa begitu jauh, tetapi juga begitu dekat dengan klubmu," kata Alonso.
Di sisi lain, pelatih AC Milan, Ruben Amorim, memberikan pujian kepada Xabi Alonso yang dinilainya sebagai pelatih muda cerdas dengan banyak ide menarik menjelang pertandingan tersebut.
"Xabi Alonso adalah sosok yang sangat hebat. Menurut saya, dia punya banyak gagasan," ujar Ruben Amorim.
Amorim menuturkan bahwa ia sudah lama mengikuti kiprah Alonso sebagai pelatih, termasuk saat Alonso menangani Bayer Leverkusen.
Dengan nada bercanda, Amorim menyamakan nasibnya dengan Alonso karena keduanya pernah mengalami masa sulit di klub sebelumnya; Amorim dipecat dari Manchester United dan Alonso dari Real Madrid.
"Saya sudah menyaksikan banyak pertandingan Bayer Leverkusen. Mereka sering bermain dengan sistem yang sama. Seperti yang bisa Anda lihat, kami berdua pernah mengalami masa-masa sulit dalam pekerjaan kami, jadi ada banyak kesamaan di antara kami," ujar Amorim.