Crystal Palace Tolak Jual Adam Wharton ke Manchester City di Bursa Transfer Musim Panas
FajarBali.co.id Crystal Palace menolak permintaan Manchester City untuk mendatangkan gelandang Adam Wharton pada bursa transfer musim panas ini, menurut laporan dari Bola. Wharton, gelandang berusia 22 tahun yang juga pemain Timnas Inggris, dipastikan tidak akan dijual sebelum batas akhir transfer pada 1 September 2026 oleh Crystal Palace. Manchester City sedang melakukan perombakan lini tengah setelah kepergian Rodri, Bernardo Silva, dan Tijjani Reijnders pada musim panas ini, serta sudah mendatangkan Elliott Anderson dengan nilai transfer 116 juta paun.
Man City juga menunjukkan minat pada gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, dan sempat mempertimbangkan Wharton sebagai salah satu target penguatan lini tengah.
Crystal Palace merekrut Wharton dari Blackburn Rovers pada Januari 2024 dengan biaya 22 juta paun, dan pemain tersebut memiliki kontrak hingga 2029. Musim lalu, Wharton tampil dalam 53 pertandingan untuk Crystal Palace di semua kompetisi, mencetak satu gol dan tujuh assist, membantu tim meraih trofi Conference League dan finis di posisi ke-15 Premier League.
Wharton juga bagian dari skuad Crystal Palace yang menjuarai Piala FA pada 2025, trofi besar pertama klub tersebut. Sejak debut senior pada 2024, Wharton telah empat kali membela Timnas Inggris, namun tidak masuk skuad untuk Piala Dunia 2026 yang dipilih oleh pelatih Thomas Tuchel.
Menurut The Athletic, meski beberapa pemain sudah pergi, Manchester City belum berhasil mendapatkan terobosan dalam merekrut target utama seperti Ayyoub Bouaddi dan Enzo Fernandez. Keinginan mendatangkan Wharton belum berbuah hasil setelah sikap tegas dari Crystal Palace. Manchester City tetap membutuhkan tambahan pemain dan berharap mendapatkan penguatan secepatnya meski peluang pemain baru tampil langsung pada laga pembuka Premier League melawan Bournemouth dianggap kecil.
Aktivitas transfer Man City baru bisa dinilai setelah bursa ditutup, namun saat ini mereka menghadapi kebingungan dan frustrasi, tulis The Athletic.