Persik Diminta Tingkatkan Persiapan Hadapi BRI Super League 2026
FajarBali.co.id Tim pelatih dan pemain Persik harus meningkatkan persiapan untuk bisa bersaing di BRI Super League 2026 setelah mengalami hasil buruk di turnamen pramusim di Malaysia Agustus lalu, dilansir dari Bola.
Dalam turnamen tersebut, Persik menelan dua kekalahan tanpa mencetak gol. Tim asuhan pelatih Marcos Reina juga kebobolan lima gol, yakni 0-4 oleh Phnom Penh Crown FC dari Kamboja dan 0-1 oleh Jurong FC dari Singapura.
Persik pun pulang tanpa gelar setelah menempati posisi juru kunci di turnamen yang digelar oleh Melaka FC.
Gelandang anyar Persik, Zanadin Fariz, menyatakan turnamen pramusim tersebut memberikan pengalaman berharga bertanding melawan klub-klub kuat dari Asia Tenggara.
"Ini turnamen pramusim bagus untuk semua peserta sebelum kami tampil di Liga negara masing-masing. Bagi Persik, para pemain dapat pengalaman bertanding melawan tim-tim bagus dari ASEAN," ujar Zanadin Fariz.
Menurut Zanadin, klub-klub Asia Tenggara mengalami kemajuan pesat sehingga Persik harus meningkatkan level permainan.
"Pertandingan sangat bagus untuk menambah pengalaman para pemain Persik. Klub-klub Asia Tenggara mengalami kemajuan bagus. Kami juga harus meningkatkan level agar bisa seperti mereka," tambahnya.
Zanadin juga mengakui banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan tim, terutama dalam komunikasi dan chemistry antar pemain di lapangan.
"Kami sudah mempersiapkan diri untuk Super League. Ternyata persiapan kami harus lebih bagus lagi. Terutama soal komunikasi dan chemistry antarpemain di lapangan. Kami yakin bisa memperbaiki kekurangan tersebut sebelum Super League nanti," ujar Zanadin.
Meski masih dalam proses adaptasi, Zanadin merasa termotivasi memberikan yang terbaik bagi klub barunya. Musim lalu, ia bermain di Persis Solo yang terdegradasi ke Championship.