Daniel Marthin Bidik Gelar di China Masters 2026 Setelah Juara Taipei Open
FajarBali.co.id Daniel Marthin dan Leo Rolly Carnando membidik gelar di China Masters 2026 setelah meraih juara di Taipei Open 2026. Turnamen BWF World Tour Super 750 ini berlangsung di Shenzhen Arena, Shenzhen, pada 1-6 September, menjadi level tertinggi yang diikuti pasangan ini sejak kembali berpasangan setelah Indonesia Open 2026, dilansir dari Detik Sport.
Daniel/Leo mengawali comeback dengan menjadi juara Thailand Open 2026 pada Mei, namun sempat mengalami penurunan performa dengan tersingkir di babak awal empat turnamen berikutnya. Gelar di Taipei Open menjadi motivasi untuk mengejar konsistensi di level atas.
"Target pribadi semifinal dulu, tapi kami berusaha juara," ujar Daniel saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.
Daniel tidak tampil di Kejuaraan Dunia 2026 karena poin ranking belum mencukupi untuk mengikuti ajang di New Delhi, India. Fokus mereka kini pada turnamen lain, termasuk China Masters.
Di Pelatnas PBSI, Daniel/Leo harus mengejar pasangan seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang menunjukkan performa positif.
"Tentu jadi motivasi kami karena ingin mengejar ketertinggalan dengan pasangan lain. Kami ada target pribadi sih, jadi kami ingin setiap pertandingan ada target," ujar Daniel.
Mereka juga menggunakan hasil buruk di beberapa turnamen sebelumnya sebagai evaluasi dan meningkatkan komunikasi untuk menghadapi berbagai lawan.
"Kami juga belajar dari kekalahan di Indonesia dan Macau Open, serta berkomunikasi bagaimana melawan musuh beda-beda," tambah Daniel.
Daniel menilai masih banyak aspek yang perlu diperbaiki agar bisa bersaing secara konsisten di level atas, termasuk permainan dan komunikasi di lapangan serta menjaga pola permainan agar efektif.
China Masters 2026 menjadi ujian berikutnya dengan target semifinal, namun ambisi mereka jelas untuk membawa pulang gelar Super 750 bersama Leo.