Enzo Maresca Serahkan Keputusan Masa Depan Omar Marmoush di Man City

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menegaskan bahwa keputusan mengenai masa depan penyerang Omar Marmoush di klub akan sepenuhnya berada di tangan sang pemain, menyusul kesulitan Marmoush mendapatkan posisi starter.

Marmoush, yang bergabung dengan Man City dari Eintracht Frankfurt pada Januari 2025, baru tampil sebagai starter sebanyak 22 kali dan 15 kali sebagai pemain pengganti di Premier League. Di musim ini, ia mencetak 10 gol namun masih kalah bersaing dengan Erling Haaland di lini depan, yang diperkirakan tidak berubah di bawah kepemimpinan Maresca.

Dalam laga uji coba melawan Atletico Madrid di Seoul, Marmoush menyumbang dua gol saat Man City menang 3-1, menandai kontribusinya dalam tur pramusim klub.

Setelah pertandingan, Maresca membandingkan situasi Marmoush dengan James Trafford yang meninggalkan Man City ke Leeds United karena minim kesempatan bermain.

"Jawabannya harus serupa dengan yang saya sampaikan mengenai James Trafford. Para pemain berlatih setiap hari dan mereka ingin bermain. Jadi, ketika tidak bermain, mereka tidak bahagia," ujar Maresca, dilansir dari Bola.

Pelatih asal Italia ini memahami keinginan Marmoush untuk mendapatkan lebih banyak menit bermain setelah minim kesempatan di musim lalu.

"Itu tidak berarti dia tidak akan bermain lebih banyak menit di sini, tetapi itu juga merupakan keputusannya dan dia harus menentukan," tambah Maresca.

Man City menjalani tur pramusim di Asia tanpa beberapa pemain utama seperti Erling Haaland, Rodri, dan Rayan Cherki, serta tiga pemain Inggris yang baru tampil di Piala Dunia 2026, yakni Elliot Anderson, Marc Guehi, dan Nico O’Reilly.

Meski demikian, Maresca menyatakan puas dengan sikap para pemain yang ikut tur. Ia menilai mereka terbuka dan berusaha memahami instruksi pelatih demi perkembangan tim.

"Saya sangat senang. Terutama karena sejak kami memulai, para pemain menunjukkan keterbukaan. Mereka ingin memahami dan belajar mengapa kami melakukan sesuatu," ujar Maresca.

Menurutnya, proses adaptasi pola permainan baru memerlukan waktu panjang, namun perkembangan tim sudah mulai terlihat melalui latihan dan penerapan di lapangan.

"Prosesnya sangat panjang untuk meningkatkan berbagai hal. Namun, saya bisa melihat kami mencoba apa yang dilakukan dalam latihan dan kami semakin baik dalam menjalankannya," tutup Maresca.

Editors Team
Daisy Floren