Skandal Layanan Seks Melibatkan Wasit Asing di Korea Selatan Terungkap
FajarBali.co.id Skandal layanan seks yang melibatkan wasit asing di Korea Selatan terungkap dan menyebabkan kehebohan di dunia sepakbola. Dugaan ini mencuat pada wasit Jepang yang diduga menerima layanan tersebut saat memimpin pertandingan di Seoul.
Kasus ini terkait sejumlah wasit asing yang bertugas memimpin pertandingan internasional di Korea Selatan pada 2011 dan 2012. Informasi ini diketahui dari hasil investigasi Kementerian Olahraga Korea Selatan pada 2016, yang menunjukkan bahwa federasi sepakbola Korea Selatan memberikan hiburan tidak pantas kepada wasit asing.
Yuichi Nishimura, wasit asal Jepang, disebut sebagai salah satu yang menerima layanan tersebut saat memimpin laga kualifikasi Piala Dunia 2014 antara Korea Selatan dan Kuwait pada 29 Februari 2012, menurut laporan Kyodo News dan Detik Sport.
Diduga beberapa wasit asing yang meminta layanan tersebut terlebih dahulu, dan pihak KFA hanya menyetujuinya. Hal ini menjadi sorotan dan mendorong Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA) melakukan investigasi terhadap Yuichi Nishimura.
Media Korea Selatan Yonhap melaporkan bahwa KFA mengeluarkan biaya mulai dari 500 ribu Won atau sekitar Rp 6,2 juta untuk membayar layanan tersebut di panti pijat kepada wasit-wasit asing.
Masyarakat Korea Selatan menilai skandal ini sebagai bentuk 'suap seksual'. Sementara itu, KFA masih melanjutkan investigasi, dan JFA dikabarkan akan memberikan sanksi tegas jika wasitnya terbukti terlibat dalam kasus ini.