Erick Thohir Tegaskan Sepak Bola Putri Indonesia Dapat Dukungan Besar di Srikandi Merdeka Cup
FajarBali.co.id Srikandi Merdeka Cup yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, sejak 14 hingga 23 Agustus 2026 menarik antusiasme besar dari masyarakat. Turnamen ini menghadirkan tim putri U-16 Indonesia, Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara, serta enam tim Asia lainnya.
Sepanjang fase grup dari 14 hingga 19 Agustus, penonton di Supersoccer Arena membludak saat tim Indonesia bertanding. Dalam pertandingan Garuda Pertiwi melawan Malaysia pada 16 Agustus, jumlah penonton mencapai lebih dari 13.000 orang, melampaui kapasitas stadion, menurut pengamatan dari Bola.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai antusiasme tersebut menandakan sepak bola putri Indonesia memiliki tempat khusus di hati masyarakat. Ia menyatakan, "Yang paling menggembirakan adalah ketika masyarakat mulai melihat bahwa sepak bola putri Indonesia punya prospek."
Erick menambahkan, "Mereka bukan hanya datang untuk menonton, tetapi mulai mengikuti, mendukung, dan melihat ada talenta-talenta muda yang bisa menjadi masa depan Timnas Indonesia. Ini yang harus terus kita jaga dan kembangkan."
Turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang meraih gelar juara, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi pemain muda kepada publik. Erick menyampaikan, "Melalui Srikandi Merdeka Cup, masyarakat mulai antusias melihat aksi-aksi putri Indonesia. Tugas kita memastikan antusiasme itu tidak berhenti di satu turnamen, tetapi menjadi energi untuk pembinaan jangka panjang, sehingga sepak bola putri Indonesia bisa terus tumbuh dan berprestasi."
Selain penonton yang hadir langsung, pertandingan juga disaksikan melalui live streaming di kanal Youtube Srikandi Merdeka Cup dan RANS Entertainment dengan jumlah penonton yang mencapai ratusan ribu.
Antusiasme masyarakat diprediksi akan meningkat menjelang semifinal pada 21 Agustus 2026, di mana Garuda Pertiwi akan menghadapi Yordania pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, semifinal lain mempertemukan Thailand dan Malaysia pada pukul 15.00 WIB.
Dengan tingginya dukungan masyarakat, baik yang datang ke Supersoccer Arena, menyaksikan di Lapangan Rendeng, maupun melalui live streaming, turnamen ini menjadi sorotan penting dalam pengembangan sepak bola putri Indonesia.