PB ORADO Resmi Dilantik KONI Pusat dan Siapkan Kompetisi Domino Nasional

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) secara resmi dilantik oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis, 19 Agustus 2026.

Pelantikan ini menegaskan PB ORADO sebagai induk organisasi resmi olahraga domino di Indonesia dan menjadi anggota KONI Pusat, sebagaimana dilaporkan oleh Detik Sport.

Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyatakan pelantikan ini menjawab pertanyaan masyarakat tentang siapa organisasi resmi yang menaungi olahraga domino di Indonesia.

"Hari ini juga menjawab satu hal yang selama ini mungkin masih sering ditanyakan oleh masyarakat: 'Sebenarnya, organisasi resmi olahraga domino di Indonesia itu siapa?' Jawabannya jelas. PB ORADO adalah induk organisasi olahraga domino yang telah diterima sebagai anggota KONI Pusat, dan hari ini kepengurusan PB ORADO secara resmi dilantik oleh KONI Pusat," ujar Yooky.

Yooky menambahkan bahwa status resmi tersebut bukan untuk membuat mereka merasa lebih hebat, melainkan sebuah amanah.

Menurutnya, amanah itu harus diwujudkan melalui pembinaan dan pengembangan olahraga domino secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

"Saat ini, ORADO telah hadir di 38 provinsi dan 309 kabupaten/kota di seluruh Indonesia," kata Yooky, menggambarkan jaringan organisasi yang luas sebagai modal untuk merangkul komunitas dan pemain domino.

Yooky menegaskan bahwa keberadaan PB ORADO bukan untuk memperuncing perbedaan dengan komunitas domino lainnya, melainkan untuk menyatukan seluruh insan domino di Indonesia.

"Kita hadir bukan untuk mempertajam perbedaan. Kita hadir untuk menyatukan seluruh insan domino Indonesia ke dalam satu wadah, satu sistem, dan satu tujuan yang sama," jelasnya.

Setelah pelantikan, PB ORADO fokus membangun sistem kompetisi yang jelas, pembinaan atlet berjenjang, peningkatan kualitas wasit, pembentukan klub, serta penyelenggaraan pertandingan profesional dan menarik.

Yooky juga menjelaskan bahwa ORADO akan dikembangkan sebagai bagian dari industri olahraga dengan nilai prestasi, hiburan, dan ekonomi.

"Kita akan memanfaatkan teknologi agar pertandingan domino bisa ditonton dengan menarik. Kita akan membangun klub, turnamen, liga, merchandise, dan membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak," ungkapnya.

Meski demikian, Yooky menegaskan bahwa para atlet harus menjadi pusat pengembangan olahraga domino.

"Yang harus menjadi bintang adalah para atlet. Mereka yang harus dikenal, mendapatkan prestasi, menjadi brand ambassador, dan menginspirasi generasi berikutnya," tuturnya.

PB ORADO menargetkan agar olahraga domino bisa dipertandingkan sebagai cabang olahraga eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Untuk mencapai target tersebut, Yooky menyatakan ORADO harus menunjukkan organisasi yang kuat, pembinaan berjalan, atlet berkualitas, regulasi jelas, serta kompetisi aktif dari daerah hingga nasional.

Yooky juga mengajak generasi muda mengenal dan menjadikan olahraga domino sebagai aktivitas yang terbuka, tertib, sportif, dan profesional.

"Hari ini KONI telah memberikan kepercayaan kepada kita. Sekarang tugas kita adalah membuktikan bahwa kepercayaan tersebut diberikan kepada organisasi yang tepat," pungkasnya.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed