Erick Thohir Tegaskan Status Peserta FIFA ASEAN Cup 2026 Belum Final
FajarBali.co.id Peserta FIFA ASEAN Cup 2026 belum sepenuhnya final karena FIFA masih mematangkan komposisi turnamen dan dijadwalkan menyampaikan kepastian dalam satu hingga dua hari ke depan, kata Menpora Erick Thohir setelah rapat koordinasi di Kemenpora, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Indonesia sudah dipastikan menjadi tuan rumah Premier Division atau Divisi 1, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung sebagai venue pertandingan, dilansir dari Detik Sport.
Namun, status peserta masih menjadi pembahasan, terutama terkait India yang diragukan dapat tampil. "Pesertanya kita tunggu FIFA, karena sampai tadi malam masih menunggu slot pertandingan," ujar Erick Thohir yang juga ketua umum PSSI.
Erick menambahkan, "Mudah-mudahan 1-2 hari ini bisa disampaikan oleh pihak FIFA langsung."
India masuk Grup A Premier Division bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura berdasarkan hasil drawing akhir Juli. Premier Division berisi delapan tim yang terbagi ke dua grup.
Masalah muncul karena India memiliki agenda lain, yaitu menghadapi Brasil dalam pertandingan uji coba di Kolkata pada 4 Oktober, yang berpotensi berbenturan dengan FIFA ASEAN Cup yang berlangsung pada periode FIFA Matchday 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Federasi Sepakbola India (AIFF) dilaporkan ingin memprioritaskan laga melawan Brasil dan mempertimbangkan mengirim tim cadangan ke FIFA ASEAN Cup. Jika FIFA tidak mengizinkan penggunaan tim kedua, India dapat menarik diri dari turnamen.
Karena itu, komposisi peserta FIFA ASEAN Cup masih menunggu keputusan FIFA.
FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen pertama dengan format dua divisi. Premier Division berisi delapan tim dalam dua grup, yang menjadi divisi dengan Indonesia sebagai tuan rumah.
Sementara Challenge Division atau Divisi 2 diikuti enam tim dalam dua grup dan digelar di Hong Kong, dengan total 14 peserta yang direncanakan ambil bagian.