FA Terapkan Aturan Baru untuk Tingkatkan Keselamatan Stadion Mulai Musim 2026/2027

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menetapkan aturan baru terkait keselamatan stadion di berbagai level kompetisi yang akan berlaku mulai musim 2026/2027, dilansir dari Bola. Aturan ini melarang penggunaan pembatas lapangan berbahan bata padat, breeze block, dan beton pada sistem National League System.

Perubahan ini berdampak pada hampir 900 klub, termasuk klub putra level satu hingga enam dan level tiga serta empat National League putri. Sekitar 160 klub telah diberi tahu oleh FA bahwa fasilitas stadion mereka perlu dimodifikasi untuk memenuhi aturan baru.

Aturan ini muncul setelah peninjauan keselamatan menyusul meninggalnya Billy Vigar, mantan pemain muda Arsenal yang bermain untuk Chichester City. Vigar mengalami cedera fatal setelah menabrak dinding beton saat pertandingan pada September tahun lalu.

FA meminta jika pembatas keras tidak bisa dibongkar karena alasan struktural, klub harus memberikan perlindungan yang memadai. Pertandingan tetap diizinkan selama proses perubahan berlangsung, dengan klub diminta terus mengevaluasi keamanan pembatas di sekitar lapangan.

FA dan Premier League bersama-sama menyediakan dana melalui Premier League Stadium Fund untuk mendukung pekerjaan modifikasi fasilitas stadion yang diperlukan.

Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA) telah lama mendesak peninjauan keselamatan pembatas lapangan, terutama setelah insiden serupa yang dialami pemain Bath City, Alex Fletcher, yang sempat koma pada 2022.

PFA bersama Menteri Olahraga Inggris sebelumnya telah mengirim surat kepada berbagai badan sepak bola untuk meninjau standar keselamatan pembatas lapangan. Setelah kematian Vigar, PFA menegaskan bahwa kurangnya kemajuan dalam hal ini tidak dapat diterima.

Juru bicara PFA menyambut baik perubahan regulasi FA dan menilai langkah ini mencerminkan posisi yang selama ini mereka dorong.

"Setelah kematian tragis Billy Vigar tahun lalu, kami kembali menyoroti kekhawatiran ini dan memperjelas pandangan kami bahwa kurangnya perkembangan dan kepemimpinan dalam persoalan ini tidak dapat diterima," ujar juru bicara PFA.

PFA juga menekankan pentingnya pengawasan proses penghapusan pembatas keras serta mitigasi risiko sebelum penghapusan dilakukan. Klub-klub juga perlu dukungan agar perubahan tersebut bisa berjalan cepat.

"Keselamatan pemain harus selalu menjadi yang utama," tambah juru bicara PFA.

Editors Team
Daisy Floren