Garudayaksa FC Siap Hadapi BRI Super League 2026/2027 dengan Skuad Baru dan Pelatih Berpengalaman
FajarBali.co.id Garudayaksa FC akan memulai debutnya di BRI Super League musim 2026/2027 dengan persiapan matang, termasuk perombakan besar pada skuad dan staf pelatih. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini dijadwalkan dimulai pada 4 September 2026.
Tim yang berhasil menjadi juara Grup A Liga 2 musim sebelumnya ini akan mengawali perjalanan mereka pada 6 September 2026 dengan menjamu Java United FC di Stadion Pakansari, Cibinong, Jawa Barat.
Bermain di level tertinggi tentu menuntut kesiapan penuh, karena Garudayaksa FC harus menghadapi tim-tim papan atas seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Borneo FC, dan Persib Bandung yang sudah berpengalaman di kompetisi ini.
Selain itu, mereka juga akan berhadapan dengan tim-tim yang kerap menjadi kejutan, seperti Bhayangkara FC, Dewa United, PSM Makassar, dan Java United FC sendiri.
Untuk menghadapi tantangan ini, manajemen Garudayaksa FC melakukan perubahan besar-besaran dengan melepas sekitar 20 pemain lama, termasuk nama-nama seperti Everton Nascimento dan Vytas Gaspuitis, serta merekrut pemain baru yang memiliki rekam jejak kuat.
Perombakan juga terjadi di jajaran pelatih, dengan menunjuk Milos Joksic, pelatih berpengalaman asal Serbia yang pernah melatih beberapa klub di Thailand, sebagai nahkoda baru tim. Joksic didampingi oleh empat asisten pelatih, termasuk legenda Timnas Indonesia, Zulkifli Syukur.
Milos Joksic menyatakan tekadnya untuk membawa Garudayaksa FC meraih prestasi di kompetisi ini. "Saya ingin meraih kesuksesan bersama klub ini," ujarnya.
Dari sisi pemain, Garudayaksa FC kini diperkuat sejumlah pemain Timnas Indonesia, seperti Wahyu Prasetyo dan Septian David Maulana, serta pemain lokal berpengalaman seperti Muhammad Sihran dan Al Hamra Hehanussa.
Tim juga memiliki pemain asing berkualitas seperti Dominik Holec, Filip Stamenkovic, Paulo Ricardo, Ryo Matsumura, dan Najeeb Yakubu yang menambah kekuatan di berbagai posisi.
Salah satu figur penting yang tetap bertahan adalah Andik Vermansah, mantan pemain Persebaya Surabaya dan kapten tim yang memberi kontribusi besar pada musim sebelumnya.
Meski sudah memiliki materi pemain yang kuat, Garudayaksa FC masih berencana menambah amunisi terutama di lini depan untuk memperkuat daya serang mereka di paruh musim nanti.