Harga Emas Dunia Naik 2 Persen pada 24 Agustus 2026
FajarBali.co.id Harga emas dunia pada 24 Agustus 2026 mencatat kenaikan sebesar 2,03 persen menjadi sekitar 4.713 USD per troy ounce, melanjutkan tren positif yang telah terjadi dalam beberapa pekan terakhir di pasar logam mulia global.
Data perdagangan menunjukkan harga emas berjangka pada 23 Agustus 2026 berada di angka 4.625 USD per troy ounce dengan kenaikan harian sebesar 2,03 persen. Pada 21 Agustus, harga tercatat 4.607,35 USD, menandai kenaikan signifikan dibandingkan harga sebelumnya. Dalam satu bulan terakhir, harga emas naik sebesar 11,54 persen dan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, lonjakan mencapai 36,59 persen.
Kenaikan ini juga mengindikasikan tren yang kuat pasca harga emas mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar 5.608,35 USD per troy ounce pada Januari 2026.
Harga Logam Mulia Lainnya
Selain emas, harga beberapa logam mulia lainnya juga mengalami perubahan sebagai berikut:
- Perak naik menjadi 69,07 USD per troy ounce, bertambah 1,28 persen secara harian.
- Tembaga mencapai 6,58 USD dengan kenaikan 1,85 persen.
- Platina naik paling signifikan sebesar 3,08 persen menjadi 1.895,70 USD.
- Lithium juga mengalami kenaikan 0,83 persen ke angka 152.250 USD.
Konteks Kenaikan Harga Emas
Kenaikan harga emas ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain ketidakpastian geopolitik global yang membuat emas kembali menjadi aset favorit investor sebagai lindung nilai (hedge) terhadap inflasi dan risiko pasar lainnya. Selain itu, inflasi yang masih menjadi tantangan di berbagai negara turut memberikan tekanan naik pada harga logam mulia.
Menurut laporan dari id.tradingeconomics.com, permintaan emas juga didukung oleh cadangan emas negara-negara besar seperti Rusia yang memiliki cadangan emas sebanyak 2.282,98 ton per Juni 2026, yang turut memengaruhi dinamika pasar.
Pengaruh Inflasi dan Geopolitik
Inflasi global yang terus berlanjut membuat investor mencari instrumen penyimpanan nilai yang aman, salah satunya emas. Gejolak politik dan ekonomi dunia menambah ketidakpastian sehingga mendorong kenaikan harga emas sebagai aset safe haven.
"Kenaikan harga emas saat ini sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar terhadap kondisi geopolitik yang tidak menentu dan tekanan inflasi yang masih berlangsung," ujar analis pasar logam mulia dari Goldpedia.
Harga Emas dalam Rupiah dan Implikasi bagi Investor
Nilai tukar mata uang juga memengaruhi harga emas dalam rupiah. Dengan fluktuasi dolar AS terhadap rupiah yang relatif stabil pada Agustus 2026, harga emas dalam rupiah terbaru diperkirakan meningkat seiring kenaikan harga emas dunia.
Investor lokal memanfaatkan momentum ini untuk melakukan diversifikasi portofolio mereka, mengingat performa emas yang solid dalam jangka panjang.
Perbandingan Harga Emas Bulanan dan Tahunan
| Periode | Harga Emas (USD/ounce) | Kenaikan (%) |
|---|---|---|
| 21 Agustus 2026 | 4.607,35 | 2,03 (harian) |
| 23 Agustus 2026 | 4.625,00 | 11,97 (bulanan) |
| 24 Agustus 2026 | 4.713,00 (perkiraan) | – |
| Satu Bulan Terakhir | – | 11,54 |
| Satu Tahun Terakhir | – | 36,59 |
Harga emas dunia yang terus meningkat menjadi indikator penting bagi pelaku pasar dan investor dalam mengambil keputusan investasi di sektor logam mulia.
"Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan."