Luqman Mendapat Gelar Al Hakim Sebagai Simbol Kebijaksanaan Abadi

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Pada 24 Agustus 2026, Luqman dikenal luas sebagai sosok yang memperoleh gelar Al Hakim, yang berarti orang yang dianugerahi hikmah atau kebijaksanaan. Gelar ini melekat karena nasihat dan ajaran bijak yang ia sampaikan, tercatat dalam Al-Qur'an pada Surah Luqman ayat 12 hingga 19, yang menggambarkan peran pentingnya dalam memberi petunjuk moral dan spiritual.

Luqman, yang nama lengkapnya menurut sebagian riwayat adalah Luqman bin Baura, diyakini hidup pada masa Nabi Ayub AS. Ia memiliki garis keturunan Bani Israil dan merupakan anak dari saudara perempuan Nabi Ayub AS. Riwayat lain menyebutkan bahwa Luqman merupakan seorang penggembala berkulit hitam yang dianugerahi ilmu hikmah oleh Allah SWT, bukan seorang nabi atau raja. Pendapat ini dikemukakan oleh Ibnu Abbas RA, salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, terdapat beberapa versi asal-usul Luqman, termasuk dari kalangan tukang kayu Habsyi (Ethiopia), Nubia, atau Sudan. Ibnu Katsir mencatat nama lengkapnya sebagai Luqman bin Unaqa' bin Sadun, menegaskan keberagaman sumber yang mengaitkan sosok ini dengan hikmah dan kebijaksanaan.

Riwayat dan Masa Hidup

Luqman diperkirakan hidup sangat lama, mencapai sekitar 1.000 tahun, sehingga dipercaya sempat bertemu dengan Nabi Daud AS. Hal ini memperkuat penghormatan terhadapnya sebagai figur yang penuh hikmah dan pengalaman spiritual yang luas.

Makna Gelar Al Hakim dan Hikmah Luqman

Gelar "Al Hakim" yang disematkan kepada Luqman memiliki arti "yang dianugerahi hikmah" atau "yang bijaksana". Hikmah sendiri diartikan sebagai ilmu tentang hakikat sesuatu dan kemampuan untuk melaksanakan amal terpuji dengan benar. Dengan kata lain, hikmah bukan semata pengetahuan, tetapi termasuk kemampuan memahami realitas dan melakukan kebaikan sesuai ajaran agama dan etika.

Nasihat yang diberikan Luqman kepada anaknya, yang termaktub dalam Al-Qur'an, mencakup ajaran moral, etika komunikasi, pengelolaan keuangan, dan pentingnya belajar serta mengesakan Allah SWT. Pesan-pesan ini menegaskan bagaimana hikmah menjadi pedoman hidup yang komprehensif dan relevan sepanjang zaman.

Nasihat Luqman dalam Al-Qur'an

Dalam Surah Luqman ayat 12-19, Luqman memberikan nasihat tentang kewajiban beribadah hanya kepada Allah, pentingnya berbuat baik kepada orang tua, larangan sombong, serta anjuran untuk bersikap sabar dan rendah hati. Nasihat ini menunjukkan bagaimana hikmah yang dianugerahkan kepadanya berperan dalam membentuk karakter dan perilaku manusia yang mulia.

Pengaruh dan Warisan Luqman Al Hakim

Luqman dikenal luas sebagai simbol kebijaksanaan dan hikmah dalam tradisi Islam. Nabi Muhammad SAW bahkan menyebut Luqman sebagai salah satu dari tiga orang berkulit hitam yang akan menjadi pemimpin ahli surga, menegaskan penghormatan tinggi terhadapnya. Peran Luqman sebagai hakim di kalangan Bani Israil juga menunjukkan posisi sosial dan keadilan yang ia pegang.

Warisan Luqman tidak hanya sebatas kisah sejarah, melainkan menjadi pelajaran hidup yang terus dipelajari dan diaplikasikan oleh umat Muslim. Hikmah Luqman mengajarkan pentingnya memahami kebenaran dan menjalankan amal saleh sebagai pondasi kehidupan yang baik dan bermakna.

AspekKeterangan
Nama LengkapLuqman bin Baura (menurut sebagian riwayat)
GelarAl Hakim (yang dianugerahi hikmah)
Masa HidupDiperkirakan sekitar 1.000 tahun, masa Nabi Ayub AS
Nasihat UtamaMoral, etika, ibadah, dan pengelolaan kehidupan
Jumlah Ayat dalam Surah Luqman34 ayat
  • Luqman disebut dua kali dalam Al-Qur’an, di Surah Luqman ayat 12 dan 13.
  • Nasihatnya berisi petunjuk hidup yang mencakup aspek spiritual dan sosial.
  • Gelar Al Hakim menandakan anugerah hikmah dari Allah SWT yang melampaui pengetahuan biasa.
Siapa Luqman❓❓Kenapa Namanya diabadikan Dalam Al Qur'an dan Hidup Dizaman Nabi Apa | Banafsha Media
"Luqman bukan nabi atau raja, melainkan seorang penggembala yang dianugerahi ilmu hikmah oleh Allah SWT," ujar Ibnu Abbas RA dalam tafsir yang dijadikan rujukan.

Pengetahuan dan hikmah yang diperoleh Luqman menjadikannya tokoh penting dalam sejarah dan ajaran Islam yang terus dihormati hingga saat ini.

Editors Team
Daisy Floren