India Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena Jadwal Bentrok
FajarBali.co.id Federasi Sepak Bola India (AIFF) sedang mempertimbangkan untuk mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 karena jadwal turnamen yang berbenturan dengan pertandingan persahabatan melawan Brasil pada 3 Oktober 2026, hari terakhir turnamen, dilansir dari Bola.
India dijadwalkan tampil di Grup A Divisi 1 bersama Timnas Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada turnamen yang berlangsung dari 24 September hingga 3 Oktober 2026.
Namun, AIFF menghadapi dilema karena FIFA tidak mengizinkan India menurunkan tim U-23 atau skuad cadangan di turnamen tersebut, sehingga mereka harus memilih antara FIFA ASEAN Cup dan laga persahabatan melawan Brasil.
AIFF dilaporkan lebih condong memilih pertandingan melawan Brasil, yang dianggap sebagai salah satu laga terbesar yang pernah diadakan federasi sepak bola India, dengan menyiapkan anggaran sekitar 60-70 crore rupee atau setara Rp111,3 miliar hingga Rp129,9 miliar dari sponsor, penjualan tiket, dan dukungan pemerintah Benggala Barat.
Mantan kapten Timnas India, Bhaichung Bhutia, menolak rencana mundur tersebut dan menegaskan tim utama harus bermain di FIFA ASEAN Cup karena turnamen itu memberikan manfaat lebih besar bagi perkembangan tim nasional.
"Saya sangat menegaskan bahwa tim utama harus bermain di FIFA ASEAN Cup. Itu kompetisi yang jauh lebih baik daripada Piala SAFF," ujar Bhutia.
Bhutia menilai tiga atau empat pertandingan kompetitif dalam turnamen itu lebih berharga untuk perkembangan pemain daripada satu pertandingan uji coba saja.
"Brasil tetaplah Brasil dan tentu bagus melawan mereka. Namun waktunya tidak tepat. Anda hanya memainkan satu pertandingan. Apa manfaatnya bagi perkembangan jangka panjang tim nasional?" tambahnya.
Bhutia juga menilai FIFA ASEAN Cup penting untuk memberikan pengalaman berharga bagi pemain muda India, karena mereka akan menghadapi tim-tim Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Singapura yang juga berpotensi menjadi lawan di Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia 2030.
Keputusan akhir berada di tangan AIFF, yang harus memilih antara laga persahabatan melawan Brasil atau melanjutkan partisipasi di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan konsekuensi kehilangan kesempatan untuk menjalani pertandingan kompetitif penting bagi perkembangan tim nasional.