Iraola menanggapi lambatnya perekrutan Liverpool di musim panas
FajarBali.co.id Liverpool disebut bergerak tidak terlalu agresif di bursa transfer musim panas, meski menggelontorkan uang besar untuk Bradley Barcola. Ketika suporter menilai skuad masih perlu dipoles, Andoni Iraola menanggapi keputusan klub. Dilansir dari Detik Sport, klub mengawali musim panas dengan mengamankan dua pemain lebih dulu, yaitu Jeremy Jacquet dan Victor Munoz.
Setelah periode awal itu, Liverpool justru menahan diri dan tidak langsung menambah rekrutmen baru secara besar-besaran. Transfer Jacquet bahkan disebut sudah dikunci sejak Februari, sehingga tidak bisa sepenuhnya diperlakukan sebagai pembelian yang murni terjadi pada gelombang musim panas. Meski begitu, sejumlah nama sempat dikaitkan dengan Liverpool, tetapi klub memilih tidak jor-joran dalam prosesnya.
Barcola menjadi salah satu bagian penting yang akhirnya selesai pada hari-hari terakhir bursa. Pemain Paris Saint-Germain itu sudah dihubungkan dengan Liverpool sejak awal musim panas, namun penyelesaian transfer baru terjadi menjelang penutupan jendela.
Di kalangan suporter, muncul frustrasi karena tim dinilai memerlukan tambahan yang lebih serius. Salah satu posisi yang dianggap belum tergarap baik adalah gelandang bertahan. Dalam proses perekrutan ini, manajer Liverpool, Andoni Iraola, harus menerima bahwa klub hanya menjalankan empat perekrutan utama. Keempat nama tersebut adalah Jacquet, Munoz, Ronald Araujo (pinjam), dan Barcola.
Ia menjelaskan bahwa klub pada akhirnya memilih komposisi rekrutmen yang dinilai dapat meningkatkan kualitas tim di beberapa posisi. Iraola juga menyebut adanya opsi lain yang diputuskan untuk tidak diambil, dengan pertimbangan olahraga maupun ekonomi. "Apa saya menginginkan lebih banyak perekrutan? Pada akhirnya, klub memutuskan perekrutan yang kami lakukan sebagai perekrutan yang bakal meningkatkan tim, meningkatkan kualitas di sejumlah posisi," ungkap Iraola dikutip BBC.
"Ada opsi-opsi lain yang kami putuskan untuk tak ambil, dengan berbagai alasan, kadang dari sisi olahraga atau sisi ekonomi. Tidak masuk akal untuk melakukan perekrutan ini." Di sisi lain, Iraola tetap menyatakan puas dengan kondisi skuad yang dimiliki.
Ia menilai sekarang adalah waktunya tim dan para pemain mengembangkan apa yang ada. "Tapi saya senang sekarang. Saya punya banyak kualitas di tim.
Sekarang adalah waktunya saya dan para pemain mengembangkan apa yang ada."