Jose Mourinho Tolak Manchester United dan Pilih Kembali ke Chelsea pada 2013
FajarBali.co.id Jose Mourinho mengungkapkan bahwa pada 2013 ia sempat menerima tawaran menjadi pelatih Manchester United sebagai penerus Sir Alex Ferguson, namun akhirnya membatalkan keputusan tersebut dan memilih kembali melatih Chelsea, demikian dilansir dari Detik Sport.
Ketika itu, Mourinho baru saja meninggalkan Real Madrid setelah tiga tahun bersama. Ia mengaku hendak meneken kontrak dengan Manchester United setelah Sir Alex Ferguson pensiun.
Sir Alex Ferguson mengonfirmasi tawaran tersebut dan menyatakan bahwa pada awalnya Mourinho menerima pekerjaan itu, tetapi dalam hitungan jam kondisinya berubah.
"Suatu malam, dia menelepon saya sambil menangis dan berkata, 'Alex, saya tidak bisa mengambil pekerjaan itu. Saya sudah berjanji kepada Chelsea dan saya tidak akan mengingkari janji itu'. Saya memahami alasan yang disampaikannya, namun saya kecewa," ujar Ferguson.
Mourinho mengaku tersanjung dengan tawaran dari Manchester United yang memiliki daya tarik luar biasa. Namun, ia menjelaskan bahwa kecintaan terhadap klub tertentu lebih kuat dibanding kecintaan terhadap sepak bola secara umum.
"Menurut saya, hal itu lebih kuat daripada kecintaan terhadap sepak bola, dan pada dasarnya, setelah Real Madrid, saya perlu merasa dicintai," kata Mourinho.
Ia menyebut kehilangan kesempatan menjadi pelatih penerus Sir Alex Ferguson sebagai hal dramatis, tetapi tidak menyesalinya karena keputusan itu diambil dengan hati.
Setelah kembali ke Chelsea, Mourinho memenangi Liga Inggris dan Piala Liga Inggris pada 2015. Namun, ia dipecat beberapa bulan kemudian akibat hasil buruk dan konflik di ruang ganti pada musim berikutnya.
Mourinho akhirnya menerima tawaran Manchester United pada musim panas 2016, memenangi Community Shield, Piala Liga Inggris, dan Liga Europa pada musim pertamanya, serta bertahan hingga akhir 2018.
Pelatih berusia 63 tahun itu kini kembali ke Real Madrid dengan harapan membawa klub tersebut meraih trofi usai musim lalu tanpa gelar.