Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Alami Pergerakan pada 18 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Kurs dolar Amerika Serikat di empat bank besar Indonesia yakni BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI mengalami pergerakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, mengikuti dinamika pasar valuta asing yang terus berubah di tengah situasi ekonomi global dan domestik.

Bank BCA mencatat nilai tukar jual dolar AS di posisi Rp18.000, sementara nilai beli berada di Rp17.900. Sedangkan Bank Mandiri menetapkan kurs jual dolar sekitar Rp18.005 dan kurs beli Rp17.895. BRI dan BNI masing-masing menetapkan kurs jual di kisaran Rp18.010 dan Rp18.008, dengan kurs beli pada level Rp17.900 dan Rp17.902.

Pergerakan kurs hari ini menunjukkan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibandingkan dengan posisi pekan lalu yang berada di kisaran Rp18.022 pada 31 Juli 2026, sebagaimana data dari beberapa sumber keuangan nasional. Penguatan ini juga sejalan dengan trend indeks dolar AS yang menguat 0,13% ke angka 99,67 pada 10 Agustus 2026.

Faktor Penguatan Rupiah

Penguatan rupiah terhadap dolar AS pada periode ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk sentimen positif dari stabilitas ekonomi domestik dan kebijakan moneter Bank Indonesia yang menahan tingkat suku bunga acuan. Selain itu, pelemahan dolar di pasar Asia turut mendukung penguatan rupiah.

Peran Suku Bunga The Fed

Kebijakan suku bunga The Fed yang cenderung berhati-hati dan ada indikasi penundaan kenaikan suku bunga menjadi katalis positif bagi mata uang negara berkembang termasuk rupiah. Hal ini menyebabkan dolar AS tidak terlalu menguat, sehingga memberi ruang bagi rupiah untuk menguat.

Perbandingan Kurs di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

BankKurs Jual (Rp)Kurs Beli (Rp)
BCA18.00017.900
Bank Mandiri18.00517.895
BRI18.01017.900
BNI18.00817.902

Dampak dan Reaksi Pasar

Pergerakan kurs dolar di bank-bank tersebut menjadi acuan penting bagi pelaku usaha dan masyarakat dalam melakukan transaksi valas. Fluktuasi yang relatif stabil ini memberikan sinyal positif terhadap kestabilan perekonomian nasional meskipun masih diwarnai ketidakpastian global.

"Pergerakan nilai tukar dolar di bank-bank besar pada hari ini mencerminkan kondisi pasar yang adaptif terhadap kebijakan moneter global dan domestik," ujar analis pasar keuangan dari sebuah lembaga riset ekonomi.

Investor dan pelaku bisnis dianjurkan untuk terus memantau perkembangan nilai tukar ini sebagai bagian dari pengelolaan risiko keuangan mereka.

Pergerakan Kurs Dolar AS di Bank-Bank Besar Indonesia | Agung Wbs
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren