Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Menguat pada 16 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Kurs dolar Amerika Serikat (AS) di bank BCA, Mandiri, BRI, dan BNI hari ini, Minggu 16 Agustus 2026, menunjukkan penguatan dibandingkan data terakhir pekan lalu. Penguatan ini terjadi di tengah tren penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tercatat sejak awal Agustus 2026 di pasar uang domestik Jakarta.

Kurs di Bank BCA

Bank Central Asia (BCA) menetapkan kurs beli dolar AS pada Rp17.850 dan kurs jual Rp17.880 per dolar AS. Nilai ini menguat dibandingkan posisi 10 Agustus 2026 yang tercatat di kisaran Rp17.807 (beli) dan Rp17.827 (jual).

Kurs di Bank Mandiri

Bank Mandiri juga mencatat penguatan dengan kurs beli dolar AS mencapai Rp17.900 dan kurs jual Rp17.930. Angka ini lebih tinggi dibandingkan data 13 Agustus 2026 yang berada di kisaran Rp18.040 (beli) dan Rp18.070 (jual), menunjukkan fluktuasi harian yang wajar dalam perdagangan valuta asing di bank tersebut.

Kurs di Bank BRI dan BNI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) menetapkan kurs beli pada Rp17.880 dan jual Rp17.910, sedangkan Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat kurs beli Rp17.870 dan kurs jual Rp17.900. Kedua bank ini juga melaporkan penguatan nilai tukar dolar AS dibanding pekan sebelumnya.

Faktor dan Dampak Penguatan Rupiah

Penguatan rupiah terhadap dolar AS yang tercermin dari kurs di bank-bank besar ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain stabilitas ekonomi domestik dan kebijakan suku bunga bank sentral AS yang masih moderat. Indeks dolar AS yang menguat sebesar 0,13% ke posisi 99,67 pada 10-13 Agustus 2026 turut memengaruhi dinamika nilai tukar ini.

Berdasarkan data pasar uang, nilai tukar rupiah menguat hingga 0,15% ke level Rp17.897 per dolar AS pada 10 dan 13 Agustus 2026, serta ditutup menguat 0,49% ke level Rp18.022 pada akhir Juli 2026. Kondisi ini memberikan sinyal positif bagi pelaku pasar dan investor di dalam negeri.

Perbandingan Kurs Terkini dengan Periode Sebelumnya

BankKurs Beli (Rp)Kurs Jual (Rp)Periode
BCA17.85017.88016 Agustus 2026
Mandiri17.90017.93016 Agustus 2026
BRI17.88017.91016 Agustus 2026
BNI17.87017.90016 Agustus 2026
BCA17.80717.82710 Agustus 2026
Mandiri18.04018.07013 Agustus 2026
BRI17.89718.09913 Agustus 2026
BNI17.97018.07013 Agustus 2026

Instrumen Cek dan Pengaruh Kebijakan Suku Bunga AS

Pelaku pasar dan masyarakat dapat memantau kurs dolar di bank-bank utama tersebut melalui situs resmi masing-masing bank dan layanan valas yang tersedia. Menurut laporan resmi, pengaruh kebijakan suku bunga The Fed terhadap nilai tukar rupiah tetap menjadi perhatian utama karena perubahan suku bunga acuan AS berpotensi mempengaruhi arus modal dan nilai tukar rupiah secara signifikan.

"Stabilitas nilai tukar rupiah yang menguat ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia, walaupun volatilitas pasar global masih ada," ujar analis pasar keuangan dari lembaga riset independen.

Prediksi nilai tukar rupiah pada pekan depan diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp17.850 hingga Rp18.150 per dolar AS, menyesuaikan dengan dinamika pasar global dan sentimen investor.

BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI Siap Paparkan Kinerja Keuangan Semester I/2022 | Bisniscom
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren