Liverpool Alami Masalah Bek Sayap di Awal Musim 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Liverpool menghadapi masalah serius di sektor bek sayap meski sudah melakukan pembelian besar di bursa transfer musim panas 2026, menurut laporan Bola. Hal ini terlihat dari dua laga awal mereka di bawah pelatih Andoni Iraola yang menunjukkan performa bek sayap menurun tajam. Dalam dua pertandingan melawan Newcastle United dan Nottingham Forest, Liverpool selalu tertinggal di babak pertama dan berjuang keras menyamakan skor.

Kondisi ini dipicu oleh penurunan performa dua bek sayap utama, Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez. Situasi semakin diperparah dengan hengkangnya dua pemain penting, Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid dan Andy Robertson ke Tottenham Hotspur. Ini adalah musim pertama Liverpool tanpa salah satu dari keduanya selama sembilan tahun terakhir.

Menurut Sport Illustrated, performa Frimpong dan Kerkez di awal musim 2026–2027 menimbulkan kekhawatiran besar. Frimpong yang biasa bermain sebagai wing back menyerang kesulitan dalam duel bertahan, sementara Kerkez sering melakukan kesalahan posisi yang mengganggu lini belakang.

Penurunan kualitas bek sayap juga berdampak pada serangan Liverpool. Jika sebelumnya Alexander-Arnold dan Robertson mampu memberikan puluhan assist dan gol, Frimpong dan Kerkez belum memberikan kontribusi signifikan dalam serangan tim. Manajemen Liverpool memang aktif mendatangkan pemain baru di posisi penyerang dan bek tengah seperti Bradley Barcola, Victor Muñoz, Jeremy Jacquet, dan Ronald Araújo. Namun, belum ada tambahan bek kiri berkualitas setelah kepergian Robertson.

Kedalaman skuad untuk posisi bek kiri kini hanya menyisakan Kostas Tsimikas sebagai pelapis Kerkez setelah masa peminjaman yang kurang berhasil di Roma. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi stabilitas tim menjelang penutupan bursa transfer pada 1 September.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed