Timnas Indonesia U-20 Hadapi Malaysia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos
FajarBali.co.id Timnas Indonesia U-20 akan memulai perjuangannya di Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan menghadapi Malaysia U-20 pada Senin, 31 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos.
Dalam sejarah pertemuan di kelompok usia ini, persaingan Indonesia dan Malaysia sangat ketat, terutama di Piala AFF U-19 dan Kualifikasi Piala Asia U-20, menurut dilansir dari Bola.
Di Piala AFF U-19, Indonesia mencatat satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan dari Malaysia. Satu kemenangan diraih pada Piala AFF U-19 2024 dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Sementara di Kualifikasi Piala Asia U-20, Indonesia lebih unggul dengan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam empat pertandingan. Kekalahan terakhir terjadi pada 2017 melawan Malaysia dengan skor 1-4 di Korea Selatan.
Pengamat sepak bola nasional, Gusnul Yakin, menilai pertandingan antara Indonesia dan Malaysia selalu membutuhkan persiapan khusus karena sejarah persaingan yang panjang di berbagai kelompok umur.
"Pertandingan Indonesia melawan Malaysia selalu ketat di semua level. Untuk partai klasik seperti ini butuh taktik jitu dan mental kuat. Pada laga besok, kedua tim mulai dari nol lagi. Jadi, Nova Arianto tak bisa berpatokan pada hasil di Piala AFF U-19 lalu," ujar Gusnul Yakin.
Timnas Indonesia U-20 menjalani pemusatan latihan dan uji coba di Thailand sebelum bertolak ke Laos. Mereka mencatat satu kemenangan atas Universitas Kasem Bundit 3-2, imbang 0-0 melawan Uni Emirat Arab U-20, dan kalah 1-2 dari Irak U-20.
Sementara itu, Malaysia U-20 mempersiapkan diri dengan kemenangan 2-1 atas Kamboja U-20.
Gusnul Yakin menilai Malaysia sudah melakukan pembenahan setelah kekalahan dari Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2024.
"Saya kira tim Malaysia pasti sudah berbenah diri usai kalah dari Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 lalu. Karena kedua tim akan saling balas kekalahan, pertandingan nanti makin seru. Tapi, sebagai pencinta sepak bola Indonesia harus optimistis bisa mengalahkan Malaysia U-20," kata Gusnul.
Malaysia U-20 juga mengalami pergantian pelatih kepala, dari Juan Torres Garrido ke pelatih lokal Shukor Adan setelah kekalahan di semifinal Piala AFF U-19 2024.
Gusnul Yakin menekankan pentingnya bagi pelatih Indonesia, Nova Arianto, untuk mempelajari perubahan ini agar strategi timnya tetap efektif.
"Nova Arianto harus mempelajari lagi perkembangan terbaru Malaysia U-20 dengan pelatih barunya. Nah, di sinilah peran tim analis yang bisa ikut menentukan hasil akhir nanti," ujar mantan pelatih Arema tersebut.