Madura United Luncurkan Tim di Pondok Pesantren Nurul Kholil Bangkalan
FajarBali.co.id Madura United menggelar peluncuran tim di Pondok Pesantren Nurul Kholil, Bangkalan, Jumat, (14-8-2026) sebagai bagian dari tradisi dan ikhtiar spiritual untuk musim kompetisi 2026/2027.
Acara berjalan khidmat dengan seluruh pemain, baik lokal maupun asing, diperkenalkan sambil mengenakan busana khas santri lengkap dengan peci dan sarung.
Presiden klub, Achsanul Qosasi, menyatakan pemilihan pondok pesantren sebagai tempat peluncuran adalah bentuk silaturahmi dan doa bersama demi keberhasilan tim.
"Terima kasih sudah memberikan waktu kepada Madura United untuk melakukan silaturahmi dan berdoa bersama. Kami berharap doa para santri dan kiai yang dilakukan bersama-sama, bisa dikabulkan oleh Allah untuk musim kompetisi mendatang," ujar Achsanul Qosasi.
Tradisi ini bukan pertama kali dilakukan Madura United. Mereka juga pernah melakukannya di Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, sebelum musim 2023/2024.
Tradisi tersebut membawa hasil positif dengan pencapaian terbaik klub sejak berdiri pada 2016, yaitu finis sebagai runner-up liga.
"Kami pernah mengadakan ini di pondok pesantren. Waktu itu kami mendapatkan prestasi terbaik. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi Madura United sehingga kami akan jadi lebih baik dan Insyaallah bisa bertarung lagi di papan atas," kata Achsanul Qosasi.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah penampilan pemain asal Brasil, Jorge Mendonca, yang mengenakan peci panjang khas Madura, dikenal sebagai Songkok Tinggi, dengan ukuran antara 13 cm hingga 30 cm.
Songkok Tinggi merupakan simbol kehormatan dan identitas budaya Madura, sekaligus bagian dari busana tradisional Baju Pesa'an.