Manchester United Ubah Strategi Rekrut Bek Kiri Setelah Gagal Dapatkan Lewis Hall
FajarBali.co.id Manchester United mengubah rencana perekrutan bek kiri setelah Newcastle United mempertahankan Lewis Hall, membuat negosiasi transfer menjadi rumit, dilansir dari Bola.
Kebutuhan Manchester United terhadap bek kiri meningkat setelah kepergian Tyrell Malacia dan perubahan posisi Patrick Dorgu menjadi lebih ofensif. Klub mencari bek kiri natural yang agresif dan mampu membantu serangan dengan masuk ke lini tengah.
Newcastle memutuskan mempertahankan Lewis Hall, sehingga peluang transfer ke Old Trafford mengecil. Manchester United kemudian mengalihkan perhatian ke tiga alternatif pemain muda yang dianggap sesuai dengan kebutuhan taktik Michael Carrick.
Joaquin Seys dari Club Brugge menampilkan performa impresif, mampu bermain di kedua sisi pertahanan dan aktif membawa bola ke sepertiga akhir lapangan. Musim lalu, ia rata-rata menciptakan 1,83 tembakan dan 1,45 umpan silang sukses per 90 menit. Nilai pasar Seys diperkirakan sekitar £30 juta.
Myles Lewis-Skelly, talenta dari akademi Arsenal, berkembang pesat sebagai bek kiri meski posisi aslinya gelandang tengah. Ia memiliki akurasi umpan 89,2 persen di bawah tekanan dan menghasilkan 5,8 umpan progresif per 90 menit. Usianya baru 19 tahun dan berpotensi menjadi pengganti Luke Shaw.
Jorge Salinas, pemain Racing Santander, berkontribusi penting dengan enam assist dari 33 pertandingan dan membantu klub menjadi juara La Liga 2. Ia juga mencetak gol penting untuk Timnas Spanyol U-19. Klausul pelepasannya sekitar €16 juta, dan usianya juga 19 tahun.
Dari sisi finansial, Seys dianggap menawarkan keseimbangan antara kualitas dan harga, sementara Salinas merupakan opsi ekonomis dengan klausul terjangkau. Lewis-Skelly dipandang sebagai investasi jangka panjang.
Manchester United kini fokus mengeksekusi opsi terbaik yang sesuai kebutuhan taktik, dengan prioritas pada bek kiri natural yang menjaga keseimbangan permainan dan mempercepat progresi serangan.