MotoGP Qatar 2026 Berpotensi Dipindahkan karena Situasi Geopolitik
FajarBali.co.id Seri MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 6-8 November di Sirkuit Lusail berpotensi dipindahkan karena situasi geopolitik di Timur Tengah, menurut laporan dari Detik Sport. Awalnya, seri ini dijadwalkan pada 10-12 April sebagai seri keempat musim MotoGP 2026, namun ditunda dan dipindahkan ke November akibat kondisi politik di kawasan tersebut. Perubahan jadwal ini juga memengaruhi dua seri terakhir musim, dengan MotoGP Portugal di Portimao dijadwalkan pada 20-22 November dan seri penutup di Valencia pada 27-29 November.
CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, mengungkapkan tantangan mencari sirkuit pengganti yang sesuai karena sebagian besar sirkuit Eropa sudah memiliki jadwal pada periode tersebut.
"Kami berada di titik tahun ketika sebagian besar sirkuit Eropa sudah terisi," ujar Ezpeleta. Ezpeleta menambahkan bahwa jarak antar lokasi menjadi tantangan logistik karena peralatan harus dikirim ke Portugal sekitar dua pekan setelah jadwal Qatar.
Meski pertimbangan pemindahan masih berlangsung, hingga kini MotoGP Qatar 2026 masih dijadwalkan di Lusail sebagai lokasi utama, dengan opsi cadangan jika kondisi tidak memungkinkan. Ezpeleta juga menyatakan lebih memilih balapan tetap berlangsung di Qatar daripada dibatalkan dari kalender musim 2026, dengan keputusan akhir tentang lokasi diharapkan pada akhir Agustus.
Jika akhirnya seri Qatar dipindahkan, hal ini dapat berdampak pada kalender MotoGP 2027, di mana Qatar dijadwalkan menjadi seri kedua setelah Thailand. Keberlanjutan Qatar sebagai tuan rumah MotoGP pada musim berikutnya juga menjadi pertanyaan jika kondisi geopolitik belum membaik.