Jose Mourinho Minta Wasit Lindungi Vinicius Junior di Lapangan
FajarBali.co.id Jose Mourinho meminta para wasit untuk lebih melindungi Vinicius Junior dalam pertandingan sepak bola. Permintaan ini disampaikan menjelang laga Real Madrid melawan Real Sociedad pada Kamis dini hari, 27 Agustus 2026.
Mourinho menyoroti insiden dalam pertandingan melawan Espanyol akhir pekan lalu, saat Vinicius dilanggar oleh Alex Calatrava pada menit awal tanpa mendapat hukuman dari wasit. Calatrava kemudian mencetak gol penyeimbang, meskipun Madrid akhirnya menang 2-1.
Calatrava baru mendapat kartu kuning setelah melanggar Vinicius lagi dalam pertandingan tersebut. Mourinho menilai ada perlakuan berbeda yang diterima Vinicius dari wasit dan lawan.
"Apa yang bisa saya katakan adalah—dan hal ini sama saja dalam laga persahabatan maupun laga di luar Spanyol—perbedaan antara Vini dan pemain lain secara umum sangat jelas terlihat," ujar Mourinho dalam jumpa pers, dikutip dari Detik Sport.
"Ada dinamika atau pola yang terbentuk. Lawan merasa mereka bisa melakukan itu (melanggarnya), dan mereka pun melakukannya. Bagi saya, hal itu sangat jelas," tambah Mourinho.
Mourinho membandingkan situasi ini dengan anak-anak yang berperilaku sesuai batas yang diberikan. "Jika kartu kuning tidak keluar setelah 10 pelanggaran, mereka akan berpikir, 'Saya bisa bermain agresif.'"
Pelatih asal Portugal itu juga mengkritik peran VAR dan ofisial keempat yang dinilai tidak cukup tegas mengambil keputusan penting selama pertandingan.
"Terkait tindakan agresif terhadap Vinicius, saya paham jika wasit tidak melihatnya. Dan ofisial keempat tak ingin mengambil keputusan sendiri, padahal keputusan itu bisa jadi sangat krusial dalam laga. Namun, kita bisa bilang bahwa VAR tidak menjalankan tugasnya dengan baik," ujar Mourinho.
Selain itu, Mourinho menilai Vinicius perlu memperbaiki sikap dalam menghadapi ejekan penonton selama masih dalam batas yang disepakati. Namun, untuk pelanggaran di lapangan, wasit harus tegas.
"Hubungannya dengan penonton—bukan soal rasisme, melainkan ejekan 'biasa'—menurut saya, hal itu bisa diperbaiki. Namun, terkait jalannya laga, seperti tendangan lawan, penalti, atau rasa frustrasi, menurut saya itu adalah tanggung jawab sang 'pengadil', yaitu wasit. Jika saya bermain dan mendapat tendangan lawan, dengan kepribadian saya… mungkin semenit kemudian saya sudah kena kartu merah! Para pemain harus dilindungi," tegas Mourinho.