Paolo Maldini Mundur dari Direktur Teknik FIGC karena Janji Tak Ditepati

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Paolo Maldini mengundurkan diri dari jabatan direktur teknik Federasi Sepakbola Italia (FIGC) setelah janji Presiden FIGC Giovanni Malago yang berubah. Pengunduran diri itu terjadi kurang dari tiga pekan setelah Maldini ditunjuk pada Juli lalu, dilansir dari Detik Sport.

Maldini menyatakan bahwa kontrak empat tahun yang seharusnya dimulai pada 1 Agustus dilepaskannya karena kesepakatan awal tentang pemilihan pelatih diubah tanpa pemberitahuan.

"Kesepakatan telah diubah. Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mengundurkan diri, melepaskan kontrak empat tahun yang seharusnya dimulai pada 1 Agustus," ujar Maldini kepada Corriere della Sera, dikutip Football Italia.

Ia awalnya menanyakan siapa yang berhak memilih pelatih, dan Malago menjawab bahwa pelatih terserah Maldini dan akan didukung. Namun, keputusan itu berubah setelah kegagalan mengangkat Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia.

Maldini mengungkapkan, "Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional."

Menurut Maldini, kontroversi terkait status Pirlo sebagai duta perusahaan dari Rusia dibesar-besarkan. "Pirlo bersedia memutus kontrak dengan perusahaan itu. Dia orang yang baik, dia tidak pantas mendapatkan semua keributan ini.

Mereka mengeluarkan kode etik, dekrit martabat. Tetapi, jika ada keinginan tulus untuk menjadikannya sebagai pelatih kepala, tidak akan ada hambatan hukum."

Malago kemudian mengubah aturan dan mengambil alih keputusan pemilihan pelatih, yang menyebabkan Maldini dan penasihat teknisnya, Leonardo Araujo, mundur bersama.

"Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo untuk bilang: 'Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.'"

Maldini menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak dapat diterima dan mengakhiri kepercayaan yang diperlukan untuk melaksanakan tugas besar ini. Posisi direktur teknik FIGC kemudian diisi oleh Claudio Ranieri.

Editors Team
Daisy Floren