Patrice Evra Kritik Penampilan Manchester United dan Masa Depan Luke Shaw

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Patrice Evra memberikan kritik tajam terhadap performa Manchester United ketika melawan Hull City, Sabtu pekan lalu, termasuk menyoroti masa depan bek kiri Luke Shaw di klub tersebut.

Evra menilai MU membutuhkan bek kiri baru pada bursa transfer musim panas ini, karena menurutnya masa Shaw di Old Trafford sudah hampir berakhir dan musim ini akan sulit bagi Shaw jika tidak ada tambahan pemain di posisi tersebut.

MU dikaitkan dengan beberapa nama bek sayap, termasuk Lewis Hall dan Alejandro Balde, menjelang penutupan bursa transfer.

Evra menyebut penampilan MU saat melawan Hull City sebagai salah satu awal pertandingan terburuk yang pernah ia saksikan dari klub tersebut.

"Kami tidak seburuk itu pada awal musim lalu," ujar Evra, dikutip dari Bola.

Evra mengingatkan bahwa MU menghadapi tim promosi yang bermain tanpa beban, sehingga konsentrasi menjadi hal penting dalam pertandingan.

"Orang-orang harus memahami, Manchester United menghadapi tim yang baru promosi dan tidak punya beban apa pun. Pertandingan tidak akan pernah mudah jika Anda tidak fokus," kata Evra.

Evra juga membela Harry Maguire yang mendapat kritikan atas sikapnya saat bertahan dalam pertandingan tersebut.

"Orang-orang menertawakan Harry Maguire, tetapi terkadang Anda bisa seperti 'kaku' di lapangan ketika bertahan. Saya tidak akan menertawakannya karena saya tidak berada di lapangan saat itu," tambahnya.

Sorotan utama Evra adalah banyaknya operan ke belakang yang dilakukan MU dan penampilan Luke Shaw yang menurutnya akan menghadapi musim sulit.

"Luke Shaw, 'Saya mencintaimu', tetapi ini akan menjadi musim yang sulit baginya," ujar Evra.

Evra menjelaskan cedera yang diderita Shaw selama bertahun-tahun telah menghancurkan karier sepak bolanya dan masih meninggalkan trauma yang memengaruhi performanya.

"Dia sudah berada di klub selama bertahun-tahun dan mengalami banyak cedera yang menghancurkan karier sepak bolanya. Ketika berbicara dengannya, dia masih mengalami trauma akibat cedera tersebut. Dia tidak akan melakukan setiap tekel dengan 100 persen," ucap Evra.

Mengenai masa depan Shaw, Evra memberikan penilaian tegas.

"Saya harus mengatakan yang sebenarnya. Fans Manchester United ingin mendengar pendapat saya dan saya pikir waktunya Luke Shaw sudah habis," kata Evra.

"Jangan salah paham, dia mungkin tampil hebat pada pertandingan berikutnya, tetapi saya tidak peduli," tambahnya.

Bagi Evra, masalah utama Shaw adalah ketidakmampuannya untuk tampil konsisten sepanjang musim.

"Jika Luke Shaw bisa memberi saya 35 pertandingan dalam semusim, itu musim yang bagus. Saya tidak peduli jika dia punya 10 pertandingan bagus dan tiga pertandingan buruk. Jika dia tidak bermain setidaknya 35 pertandingan secara beruntun, fans Manchester United akan menjadi gila," jelas Evra.

Evra menyatakan bahwa status Shaw sebagai pemain Inggris adalah keuntungan, namun klub tetap membutuhkan bek kiri baru.

"Saya mencintai Luke Shaw, tetapi saya lebih mencintai Manchester United. Itu sebabnya saya mengatakan mereka membutuhkan bek kiri lain," ujar Evra.

Evra juga menilai Patrick Dorgu bukan solusi untuk posisi bek kiri karena dia lebih cocok sebagai pemain sayap kiri.

"Patrick Dorgu bukan bek kiri, dia adalah pemain sayap kiri," tutup Evra.

Editors Team
Daisy Floren