PSIM Yogyakarta Promosikan Kiper Muda Athaullah Daib ke Tim Senior

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id PSIM Yogyakarta mempromosikan Athaullah Daib, kiper berusia 16 tahun, ke skuad senior untuk mengikuti kompetisi Super League 2026/2027, sebagai pencapaian penting bagi sang pemain muda, dilansir dari Bola.

Daib merupakan produk Elite Pro Academy PSIM dan kini menempuh pendidikan di kelas XI SMA Negeri 2 Playen, Gunungkidul, Yogyakarta. Ia menyatakan rasa syukur atas kesempatan bergabung dengan tim utama.

"Pertama-tama, saya mengucapkan Alhamdulillah karena sudah bisa masuk ke dalam tim senior PSIM Jogja pada usia 16 tahun ini," ujar Athaullah Daib pada Rabu (12/8/2026).

"Dulu selalu terbawa ke dalam mimpi. Saya sering bermimpi bisa bermain di tim senior dan Alhamdulillah sekarang mimpi tersebut menjadi kenyataan," kenang Daib.

Daib mengidolakan kiper asal Belgia, Thibaut Courtois, yang memperkuat Real Madrid. Ia juga merasakan pengalaman berharga berlatih bersama pemain senior dan pelatih PSIM yang dipimpin Jean-Paul van Gastel.

"Bagi saya pribadi, saya cukup senang bisa dilatih oleh pelatih asing asal Eropa yang membawa budaya sepak bola Eropa ke Indonesia," kata Daib.

Pengalaman bermain di luar negeri juga memperkuat ambisinya. Pada 2023, Daib mengikuti pertandingan di Swedia bersama Tim Barati dan menargetkan untuk bisa membela Timnas Indonesia.

"Kalau target untuk masuk tim nasional itu pasti ada," ucapnya.

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, yang memiliki pengalaman dalam pembinaan pemain muda, menyambut baik kehadiran Daib di tim senior.

"Saya sangat senang bekerja dengan talenta-talenta muda. Kami mengundang anak ini berlatih bersama kami karena ia baru berusia 16 tahun dan performanya cukup baik. Jadi, kami memutuskan untuk mempertahankan dan mencoba mengembangkan potensinya," tuturnya.

Pelatih kiper Mario Capece memberikan perhatian khusus selama masa observasi, menilai Daib memiliki potensi besar.

"Tim pelatih merekomendasikannya kepada kami. Kemudian, Mario melatihnya secara khusus dan saya sempat memantau beberapa kali. Saya melihat anak ini memiliki potensi yang sangat besar," ungkap Van Gastel.

Van Gastel menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi akademi PSIM dan klub sedang mempertimbangkan promosi pemain muda lainnya ke tim utama.

Editors Team
Daisy Floren