PSS Sleman Lengkapi Skuad dengan 11 Pemain Asing untuk Super League 2026
FajarBali.co.id PSS Sleman menghadapi Super League 2026/2027 dengan skuad yang sudah lengkap berisi 11 pemain asing, sebagaimana dilansir dari Bola. Tim yang dikenal dengan julukan Super Elang Jawa ini merekrut tujuh pemain asing baru dari berbagai negara.
Para pemain asing baru termasuk winger Jerman Melvyn Lorenzen, gelandang Mali Moussa Bagayoko, gelandang Jepang Hiromu Tanaka, kiper Brasil Pedro Caracoci, penyerang Brasil Matheus Fornazari, winger Makedonia Utara Stefan Ashkovski, dan bek Burundi Christophe Nduwarugira.
Pelatih PSS, Pieter Huistra, menyatakan bahwa adaptasi pemain asing bukan masalah besar, termasuk tantangan cuaca di Indonesia yang kerap menjadi kendala bagi pemain asing.
"Ya, kita beruntung di Jogja cuacanya selalu mendukung. Itu sebabnya banyak tim datang ke Jogja untuk pre-season. Dibandingkan banyak kota lain di Indonesia, iklim di sini lebih baik untuk olahraga," ujar Huistra pada Rabu (12/8/2026).
Huistra menambahkan, "Jadi para pemain kita sekarang termasuk semua pemain baru sudah terbiasa melalui latihan setiap hari. Ketika nanti kita bertanding ke tempat lain yang mungkin sangat panas, ya kita lihat saja apa yang terjadi."
"Tapi saya pikir mereka cukup fit. Jika mereka tidak bisa bermain penuh 90 menit, kita punya pemain pengganti yang bagus yang siap masuk," lanjutnya.
Ditanya tentang kendala adaptasi pemain asing, Huistra menegaskan, "Tidak ada masalah, sama sekali tidak."
Empat pemain asing musim lalu yang dipertahankan adalah Gustavo Tocantins, Lucao, Frederic Injai, dan Cleberson Souza yang sudah memperpanjang kontrak baru-baru ini.
Dengan 11 pemain asing, PSS sudah memenuhi kuota yang ditetapkan oleh operator kompetisi I.League. Huistra memastikan tidak ada pencarian tambahan pemain asing pada bursa transfer kali ini namun tetap memantau talenta lokal.
"Kuota pemain asing sudah penuh tapi kami selalu memantau pemain lokal. Karena memiliki pemain lokal yang bagus juga bisa membuat perbedaan besar dalam pertandingan," ujar Huistra.
"Tentu saja setiap tim berusaha mendapatkan pemain asing terbaik, tapi sangat penting juga untuk memiliki pemain lokal yang sangat berkualitas. Kami sudah punya banyak pemain lokal yang bagus, jadi jika masih ada kesempatan, kenapa tidak?," pungkas Huistra.