Raul Fernandez Menang di MotoGP Inggris 2026 Setelah Kegagalan Sprint
FajarBali.co.id Raul Fernandez memenangkan balapan utama MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone pada Minggu (9/8/2026) setelah gagal di Sprint Race dan belajar manajemen ban serta bahan bakar.
Fernandez memimpin sejak lap pertama hingga finis dengan keunggulan 2,538 detik atas Jorge Martin. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Fernandez di MotoGP 2026 sekaligus kemenangan kedua di kelas utama.
Fernandez juga menjadi pemenang ke-12 berbeda dalam 12 balapan MotoGP Inggris terakhir, menandai keberagaman kompetisi di ajang tersebut, dilansir dari Detik Sport.
Awalnya, Fernandez mendapat posisi kedua di kualifikasi, tertinggal 0,021 detik dari pole position yang diraih Jorge Martin. Namun, ia terjatuh pada awal Sprint Race saat bersaing di posisi depan.
Kegagalan di Sprint membuat Fernandez datang ke sesi Warm Up dengan emosi yang tinggi dan mendorong ban belakang medium secara agresif, yang kemudian memberinya pelajaran penting tentang batas penggunaan ban.
"Balapan ini lebih baik dari yang kami perkirakan. Sejak tikungan pertama saya sudah berada di depan dan mulai mengatur ritme," ujar Fernandez.
"Ketika saya melihat Jorge mendekati saya tiga atau empat persepuluh detik, saya bilang, 'Oke, saya harus sedikit menekan', dan saya kembali memperlebar jarak. Artinya, kami melakukan pekerjaan yang sangat bagus selama balapan. Saya pikir ini balapan yang sempurna," tambahnya.
Fernandez menjelaskan bahwa sesi Warm Up membantunya memahami batas ban belakang yang ideal.
"Saya pikir sesi pemanasan membantu saya memahami batas ban belakang. Pagi ini, saya cukup marah kepada diri sendiri dan mungkin terlalu memaksakan diri," ucap Fernandez.
"Di sana, saya memahami bahwa batas ban itu ada di kisaran 1 menit 58,4 detik atau 1 menit 58,5 detik. Dan setelah itu, saya langsung mencoba berada di kisaran 1 menit 59 detik rendah. Jadi, pagi tadi saya belajar di mana batas ban belakang," lanjutnya.
"Karena itu, saya tidak terlalu memedulikan performa ban belakang pada akhir balapan," katanya lagi.
Fernandez mengaplikasikan pelajaran tersebut pada balapan utama dengan langsung memimpin sejak lap pertama dan membangun jarak dari rivalnya.
Jorge Martin sempat mendekat sekitar 0,3-0,4 detik, tapi Fernandez berhasil memperlebar jarak dan menjaga keunggulan sampai finis.
Strategi pengelolaan ban sangat penting karena semua pebalap menggunakan ban belakang medium setelah masalah tyre drop di Sprint Race.
Selain itu, Fernandez juga harus mengatur penggunaan bahan bakar sepanjang balapan.
"Saya pikir balapan hari ini adalah soal mentalitas. Sulit untuk mengaturnya karena bukan hanya soal ban, tetapi juga bahan bakar. Dalam kasus saya, saya harus mengaturnya sejak lap pertama.
Ya, saya sangat senang. Saya benar-benar tidak tahu harus berkata apa. Terima kasih kepada tim saya," ujar Fernandez.
Kemenangan ini menjadi jawaban Fernandez atas kegagalan di Sprint Race dan menempatkannya sebagai pemenang ke-12 berbeda dalam 12 balapan utama MotoGP Inggris terakhir.
Di belakang Fernandez, Jorge Martin finis kedua dan Marco Bezzecchi menempati posisi ketiga, menandai dominasi Aprilia di podium MotoGP Inggris 2026.