Gubernur Jenderal VOC Pertama Pieter Both Tetapkan Pusat Pemerintahan Batavia

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Pada tanggal 5 Agustus 2026, sejarah mencatat Pieter Both sebagai gubernur jenderal pertama dari Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang mulai menjabat pada tahun 1610 di Nusantara, wilayah yang kini dikenal sebagai Indonesia. Pieter Both berperan penting dalam memindahkan pusat pemerintahan VOC ke Batavia, yang menjadi cikal bakal Jakarta saat ini.

Pieter Both diangkat sebagai gubernur jenderal pertama VOC oleh Dewan Hindia Belanda untuk mengatur dan memperkuat kekuasaan VOC di wilayah Asia Tenggara. Tugas utamanya mencakup pengelolaan perdagangan, pembangunan benteng pertahanan, serta pengaturan hubungan dengan kerajaan lokal.

Selama masa pemerintahannya, Pieter Both berhasil memindahkan pusat VOC dari Banten ke Batavia pada tahun 1619, yang kemudian menjadi pusat administrasi dan militer VOC di Asia. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi VOC dalam persaingan dagang dan politik dengan kekuatan lokal serta negara Eropa lainnya.

Latar Belakang Pieter Both

Pieter Both lahir di Amersfoort, Belanda, dan memiliki pengalaman sebagai pelaut dan pedagang sebelum menjabat sebagai gubernur jenderal. Keahliannya dalam bidang maritim dan perdagangan menjadi modal utama dalam mengatur VOC di Nusantara.

Kebijakan dan Strategi Pemerintahan

Pieter Both menggunakan pendekatan militer dan diplomasi untuk mengamankan kepentingan VOC. Ia membangun benteng pertahanan di Batavia dan mengatur aliansi dengan penguasa lokal, sekaligus menekan pesaing dagang. Pemerintahannya juga menekankan pembangunan infrastruktur pendukung perdagangan.

Kapan dan Bagaimana VOC Pindah ke Batavia

Pada tahun 1619, di bawah pimpinan Pieter Both, VOC memindahkan pusatnya dari Banten ke Batavia. Pemindahan ini dilakukan setelah VOC berhasil mengalahkan pasukan Sultan Banten dan merebut wilayah strategis di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa. Batavia dipilih karena lokasinya yang lebih strategis untuk mengontrol jalur perdagangan dan keamanan wilayah.

Dampak Pemindahan Pusat VOC

Perpindahan pusat VOC ke Batavia meningkatkan efektivitas pengelolaan perdagangan rempah dan pengaruh politik VOC di Nusantara. Batavia berkembang menjadi kota pelabuhan dan pusat administrasi yang vital bagi VOC hingga abad ke-18.

Daftar Gubernur Jenderal VOC Setelah Pieter Both

Setelah Pieter Both, jabatan gubernur jenderal diteruskan oleh beberapa tokoh penting yang melanjutkan pengembangan VOC di Indonesia. Berikut daftar singkat beberapa gubernur jenderal terkenal:

  • Jan Pieterszoon Coen (1619–1623, 1627–1629)
  • Anthony van Diemen (1636–1645)
  • Johan Maurits van Nassau-Siegen (1636–1644)
  • Willem Janszoon Verhoeven (1645–1650)

Tugas dan Fungsi Gubernur Jenderal VOC

Gubernur jenderal VOC bertanggung jawab atas pengelolaan wilayah kekuasaan VOC, termasuk mengatur perdagangan, keamanan, dan hubungan diplomatik dengan kerajaan lokal dan negara asing. Mereka juga memimpin militer VOC dan memastikan keuntungan perusahaan tetap terjaga.

"Pieter Both adalah sosok yang membawa VOC dari tahap awal menjadi kekuatan dominan di Asia Tenggara," ujar sejarahwan dari GoodNewsFromIndonesia.id.

Seiring waktu, sistem pemerintahan VOC yang dipelopori oleh Pieter Both menjadi dasar pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia hingga abad ke-20.

Gubernur Jenderal VOC Pertama Pieter Both dan Sejarah Batavia | Historia.ID

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed