Real Madrid Peroleh Rp 2,3 Triliun dari Penjualan Pemain dan Restrukturisasi Skuad
FajarBali.co.id Real Madrid berhasil mengantongi dana sebesar 92 juta poundsterling atau sekitar Rp 2,3 triliun dari penjualan sejumlah pemain sebagai bagian dari restrukturisasi skuad sejak kembalinya Jose Mourinho sebagai pelatih, dilansir dari Bola.
Penjualan terbesar berasal dari Nico Paz ke klub Como dengan nilai 51 juta poundsterling. Ini menjadikan Paz sebagai lulusan akademi Madrid dengan penjualan termahal kedua setelah Alvaro Morata. Madrid juga menyertakan opsi pembelian kembali senilai 68 juta poundsterling untuk Paz pada musim berikutnya.
Selain itu, Real Madrid juga mendapat dana dari penjualan Victor Munoz ke Liverpool sebesar 17 juta poundsterling, setelah Liverpool mengaktifkan klausul pembelian senilai 34 juta poundsterling. Penjualan Mario Gila, Alvaro Rodriguez, dan Mario Martin ke klub lain menghasilkan tambahan 16 juta poundsterling.
Dengan total pemasukan sebesar 92 juta poundsterling dari penjualan pemain, Madrid memiliki ruang gerak finansial yang kuat untuk merekrut pemain baru.
Sejak Mourinho kembali, Madrid telah merekrut Marc Cucurella, Denzel Dumfries, Bernardo Silva, dan Ibrahima Konate untuk memperkuat skuad tanpa pengeluaran besar di muka.
Pada musim sebelumnya, Madrid mengeluarkan 145 juta poundsterling untuk empat pemain yakni Alvaro Carreras, Dean Huijsen, Trent Alexander-Arnold, dan Franco Mastantuono, namun keempatnya gagal masuk skuad inti dan tidak tampil di Piala Dunia 2026.
Strategi finansial ini memungkinkan Madrid menyeimbangkan investasi dan efektivitas komposisi skuad, dengan harapan meningkatkan kompetisi internal dan stabilitas performa di era Mourinho.