Real Madrid Proses Disipliner Raul Asencio Atas Kasus Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol
FajarBali.co.id Real Madrid memproses disiplin terhadap Raul Asencio, bek berusia 23 tahun, setelah terbukti mengemudi dalam keadaan mabuk di wilayah selatan Gran Canaria pada 16 Agustus, sekitar pukul 06.30, dilansir dari Bola.
Asencio menjalani dua tes napas yang menunjukkan kadar alkohol di atas batas legal. Kasus ini berujung pada sidang cepat dengan denda sebesar €14.400 dan penangguhan izin mengemudi selama delapan bulan.
Melchor Ruiz menyatakan bahwa Real Madrid segera membuka proses disipliner setelah kasus ini terungkap dan kini sedang menyelidiki pelanggaran tersebut sebelum menentukan sanksi.
"Hasil tes napas pertama dan kedua sama-sama menunjukkan Asencio positif mengonsumsi alkohol melebihi batas yang diperbolehkan," ujar Melchor Ruiz.
Selain denda dan penangguhan izin mengemudi, Real Madrid mempertimbangkan sanksi tambahan finansial atau hukuman lain sesuai tingkat pelanggaran.
Situasi ini semakin memperburuk posisi Asencio di klub. Ia sebelumnya sudah kehilangan tempat penting di skuad dan sekarang tidak lagi menjadi pilihan utama di posisi bek tengah.
Berdasarkan perjanjian kolektif La Liga-AFE, tindakan Asencio dapat dikategorikan pelanggaran serius atau sangat serius, mempengaruhi jenis dan berat sanksi yang dijatuhkan klub.
Jika pelanggaran serius, klub bisa menangguhkan gaji antara dua sampai sepuluh hari dan menjatuhkan denda hingga tujuh persen dari €100.000 pertama gaji bulanan Asencio.
"Dalam pelanggaran sangat serius, sanksi bisa berupa penangguhan gaji selama sebelas hingga 30 hari dan denda hingga 25 persen dari €100.000 pertama gaji bulanan," kata Mundo Deportivo.
Dalam kasus yang sangat ekstrem, perjanjian membuka kemungkinan pemutusan kontrak, meski opsi ini diperkirakan tidak akan diberlakukan pada Asencio.
Kasus ini menambah masalah dalam karier Asencio di Real Madrid, yang sebelumnya sempat merenggang karena penolakannya hengkang pada musim panas ini, menghambat rencana klub mendapatkan pemain baru.