Tom Holland Ungkap Penyesalan Jadi Pendukung Tottenham Hotspur

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Aktor pemeran Spider-Man, Tom Holland, mengungkapkan penyesalannya menjadi pendukung klub sepak bola Tottenham Hotspur dalam sebuah wawancara podcast Dish from Waitrose.

Holland mengaku sempat mendukung Arsenal saat menonton final Liga Champions bersama adiknya, meskipun dikenal sebagai pendukung Tottenham yang merupakan rival sekota Arsenal.

"Saya menonton final Liga Champions bersama saudara saya. Sebagai fans Tottenham, saya mungkin akan dihujat karena mengatakan ini, tetapi saya mendukung Arsenal," ujar Tom Holland.

Tom Holland menjelaskan bahwa kecintaannya kepada Tottenham tidak muncul sejak kecil. Sebelumnya, ia lebih menyukai rugby dan mulai mengikuti sepak bola karena sering berada di lokasi syuting.

Menurutnya, percakapan mengenai hasil pertandingan sepak bola setiap Senin di lokasi syuting membuatnya merasa tertinggal, sehingga ia memutuskan memilih klub favorit yang ternyata dipengaruhi oleh kakaknya, Harry Holland.

Harry memilih Tottenham agar tidak dianggap sebagai pendukung klub besar seperti Manchester United, Arsenal, atau Chelsea. Adik lainnya, Sam, justru memilih Arsenal setelah mendapat peringatan dari Harry bahwa mendukung Tottenham bukanlah hal mudah.

"Ketika saya mulai mengikuti sepak bola, saya tidak tega meninggalkan Harry sendirian, jadi saya memilih Tottenham. Itu mungkin salah satu keputusan terburuk yang pernah saya buat," kata Holland.

Selain kisah sepak bola, Holland juga tengah bersiap kembali memerankan Peter Parker dalam film "Spider-Man: Brand New Day", petualangan solo keempatnya sebagai Spider-Man di Marvel Cinematic Universe.

Aktor asal Inggris itu mengatakan belum memiliki keinginan untuk meninggalkan karakter tersebut dan kini mendapat tanggung jawab lebih besar dengan ikut terlibat dalam diskusi penentuan arah cerita bersama penulis naskah dan sutradara.

Holland juga aktif memantau masukan penggemar di media sosial agar film Spider-Man terbaru sesuai harapan mereka.

Editors Team
Daisy Floren