AC Milan Percepat Penjualan dan Rekrutmen Jelang Musim 2026
FajarBali.co.id AC Milan menghadapi tekanan besar menjelang musim sepak bola 2026 setelah evaluasi panjang pelatih Ruben Amorim memperlambat pergerakan bursa transfer klub, dilansir dari Bola.
Pada 10 Juli 2026, Milan merekrut Mario Gila dari Lazio sebagai pembelian kedua setelah Goncalo Ramos dari PSG dengan total pengeluaran sekitar €100 juta atau Rp2,06 triliun. Namun, aktivitas transfer kemudian melambat.
Kamis, 13 Agustus 2026, menjadi momen penting karena musim baru tinggal sepuluh hari lagi. Amorim diberi waktu untuk mengenal skuad, tapi konsekuensinya harus menyelesaikan pekerjaan besar di akhir bursa transfer.
Keputusan menahan transfer dilakukan agar profil pemain sesuai dengan filosofi taktik 3-4-2-1 yang diusung Amorim, berbeda dari taktik 3-5-2 ala Massimiliano Allegri yang menggunakan tiga bek dan wing-back.
Amorim mengevaluasi sejumlah pemain yang semula diperkirakan masuk daftar jual, termasuk Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, David Odogu, Christopher Nkunku, Filippo Terracciano, Santiago Gimenez, dan Pervis Estupinan.
Setelah rangkaian uji coba melawan Celtic, Inter Milan, dan Chelsea, gambaran komposisi skuad mulai jelas, meski waktu untuk menjual dan mencari pengganti semakin sempit.
Saat ini Milan hanya menyisakan satu laga pramusim melawan Manchester United di Polandia pada Sabtu, sebelum fokus Amorim beralih ke penyelesaian komposisi utama menghadapi musim baru.
Menjual banyak pemain di akhir bursa transfer sulit karena status mereka sudah diketahui publik. Milan mungkin harus mempertimbangkan peminjaman dengan opsi pembelian yang bisa ditunda atau tidak pasti, sesuai kondisi bursa yang semakin mepet.
Kasus Pervis Estupinan menjadi contoh akibat keputusan terlambat, setelah tawaran dari Aston Villa sempat ditolak sebelum akhirnya dimasukkan ke daftar jual.
Sementara itu, situasi Christopher Nkunku berubah cepat. Awalnya dianggap cocok dengan sistem pressing tinggi, kini pemain asal Prancis itu tidak masuk rencana klub.
Masa depan Rafael Leao juga masih belum pasti karena kesesuaian taktik dengan Amorim dinilai rumit dan membutuhkan keputusan tersendiri.
Milan masih membutuhkan bek tengah, wing-back, gelandang serang, dan kemungkinan gelandang tengah baru untuk mengisi kebutuhan skuad menyongsong kompetisi.
Dengan waktu kurang dari tiga pekan, klub harus cepat menuntaskan penjualan dan merekrut pemain sesuai kebutuhan Amorim, karena tekanan waktu semakin mengurangi ruang manuver.
Evaluasi memberi Amorim kesempatan memahami skuad sebelum mengambil keputusan besar, tapi risikonya adalah waktu yang hilang dan kemungkinan memulai musim dengan skuad yang belum lengkap.