Bradley Barcola Resmi Berseragam Liverpool
FajarBali.co.id Bradley Barcola tidak banyak berpikir saat menerima tawaran Liverpool. Ada satu alasan yang terasa sederhana namun mengunci keputusan: ia sudah terlanjur jatuh hati dengan fans The Reds.
Bagi Barcola, ketertarikan itu bukan muncul mendadak setelah rumor transfer. Ia justru dibentuk oleh pengalaman langsung melihat atmosfer Anfield, ketika Liverpool bertanding di fase gugur Liga Champions sejak 2025.
Diresmikan pada Senin malam
Barcola akhirnya diresmikan sebagai pemain baru Liverpool pada Senin (31/8/2026) malam WIB. Proses kepindahannya menyusul kesepakatan yang membuat Liverpool mendatangkan winger berusia 104 juta paun dari Paris Saint-Germain.
Ia kemudian diikat kontrak selama lima tahun dan mengenakan nomor 29, menandai bab baru kariernya di Premier League bersama klub yang sejak lama ia pandang sebagai tujuan.
Kebutuhan lini serang pasca kepergian Salah
Kehadiran Barcola dinilai dibutuhkan Liverpool untuk menambah ketajaman lini serang setelah ditinggal Mohamed Salah. Perubahan komposisi skuad membuat manajemen harus bergerak cepat—meski pada akhirnya proses negosiasi berjalan panjang.
Transfer ini bahkan menghabiskan waktu lama karena Liverpool harus menghadapi penolakan harga dari pihak PSG, pemilik Barcola sebelumnya.
Negosiasi molor karena selisih harga
PSG sempat ngotot tidak menurunkan harga jual dari kisaran 120-125 juta paun. Di tengah deadlock tersebut, PSG juga sempat mencoba strategi lain: mengalihkan peluang transfer dengan menawarkan Barcola ke Arsenal agar muncul perang harga.
Namun rencana itu tidak menemukan jalan. Sejak awal, Barcola disebut hanya memiliki satu tujuan—bergabung dengan Liverpool—sehingga tarik-ulur yang digerakkan soal angka dan opsi klub lain tidak mengubah pilihannya.
Empat pertemuan di Liga Champions, dua di Anfield
Keteguhan Barcola berakar pada pertemuan yang berulang. Ia kadung jatuh hati dengan Liverpudlian setelah empat kali bertemu sejak fase gugur Liga Champions pada musim-musim sejak 2025.
Dua laga di antaranya berlangsung sebagai pertandingan tandang di Anfield. Dari sinilah ketertarikan itu mengendap, sampai Barcola merasa tak ragu menerima tawaran Liverpool.