Chelsea batal datangkan Lamine Camara setelah Monaco berubah
FajarBali.co.id Chelsea harus membatalkan rencana mendatangkan gelandang AS Monaco, Lamine Camara, hanya beberapa saat sebelum bursa transfer musim panas 2026 ditutup, menyusul keputusan Folarin Balogun untuk tidak jadi pindah ke Everton. Langkah Monaco membuat dokumen transfer Camara tidak ditandatangani.
Dilansir dari Bola, Chelsea sudah dua kali mengajukan tawaran untuk Camara sebelum akhirnya menyepakati nilai 55 juta euro atau sekitar Rp1,06 triliun. Proposal pertama 45 juta euro (sekitar Rp871 miliar) dan kedua 50 juta euro (sekitar Rp968 miliar) ditolak Monaco.
Kesepakatan itu muncul karena Monaco membutuhkan pemasukan dari penjualan pemain, setelah berada dalam proses melepas Balogun ke Everton dengan nilai sekitar 40 juta pounds atau Rp777 miliar. Namun, transfer Balogun sempat mengalami masalah pada tes medis, sekitar dua jam sebelum jendela transfer Premier League ditutup.
Balogun kemudian memilih bertahan di Monaco setelah lebih dari satu jam melewati deadline transfer Premier League pada Selasa 1/9/2026 pukul 23.00 waktu setempat. Keputusan tersebut berdampak langsung pada rencana Chelsea untuk Camara.
Monaco membatalkan kesepakatan dengan Chelsea karena dokumen transfer Camara belum ditandatangani oleh klub Prancis itu, demikian dilansir dari Bola.
Ben Jacobs mengungkapkan Chelsea merasa sikap Monaco tidak sesuai harapan setelah kesepakatan sebelumnya dinyatakan sudah difinalisasi dan Chelsea tinggal menunggu dokumen transfer.
"Monaco kemudian mengatakan bahwa jika ada keraguan mengenai Balogun, mereka harus kembali kepada Chelsea dan menyelesaikan transfer Camara senilai 55 juta euro," ujar Jacobs kepada talkSPORT.
Dilansir dari Bola, Jacobs juga menyebut Monaco sebelumnya memasang harga Camara hingga 70 juta euro.
Jacobs mengatakan Chelsea sebelumnya mengajukan tawaran 45 juta euro dan 50 juta euro, yang keduanya ditolak karena Monaco merasa berada dalam posisi kuat untuk mempertahankan Camara.
"Monaco kemudian mengatakan bahwa jika ada keraguan mengenai Balogun, mereka harus kembali kepada Chelsea dan menyelesaikan transfer Camara senilai 55 juta euro," ujar Jacobs kepada talkSPORT.
Dilansir dari Bola, Jacobs menuturkan Chelsea akhirnya menyambut 55 juta euro dan menganggapnya peluang bagus, namun Monaco kemudian berubah sikap setelah menyadari risiko kehilangan Balogun tanpa pemasukan besar.
Jacobs juga menyatakan Liverpool ikut memantau Camara pada hari terakhir bursa transfer.
"Untuk memperjelas, kami tidak mengatakan Liverpool mengganggu kesepakatan Chelsea. Liverpool hanya mengatakan kepada Monaco dan Camara bahwa jika transfernya tidak terjadi, mereka berpotensi kembali untuknya pada 2027," kata Jacobs.
Dilansir dari Bola, Liverpool menilai mereka belum membutuhkan Camara dalam waktu dekat karena masih memiliki Alexis Mac Allister.
Soal persiapan Chelsea, sumber menuliskan The Blues sempat yakin transfer Camara akan selesai dan bahkan sudah bersiap mengumumkan kedatangan pemain dengan kontrak enam tahun plus opsi perpanjangan satu tahun. Namun, Monaco memilih mempertahankan Camara setelah transfer Balogun ke Everton gagal.